Kewirausahaan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

38

Baca juga: Wujudkan Smartcity, Pakar UGM: Masyarakat Perlu Literasi Digital

“Kita juga mempermudah startup company untuk memperoleh pendanaan maksimum Rp10 miliar dengan mekanisme berbasis teknologi di Pasar Modal lewat platform Equity Crowdfunding,” paparnya.

Selain itu, di era yang serba digital ini, OJK  bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait dan mendorong startup untuk melakukan inovasi keuangan digital.

Hal tersebut antara lain didukung dengan regulasi yang telah dikeluarkan terkait digital banking, equity crowdfunding, inovasi keuangan digital, dan P2P lending.

“Kita telah membentuk OJK Fintech Center sebagai sentra edukasi dan untuk innovation hub guna pengembangan industri fintech, dan mengedepankan perlindungan konsumen yang menindak illegal fintech melalui Satgas Waspada Investasi,” ungkapnya.

Sebagai negara dengan 260 juta penduduk, serta sebanyak 64 persen berusia produktif pada 2030-2040, Wimboh berharap para anak muda ikut berperan.

Baca juga: Teknologi Berkembang Pesat, Masyarakat Jangan Hanya Jadi Penonton!

“Potensi kita besar. Tanpa entrepreneur yang lebih banyak, tanpa anak-anak muda yang berwirausaha sendiri, sulit bagi kita untuk mengangkat ekonomi yang mempekerjakan orang lebih banyak lagi. Anak muda jangan jadi pegawai!” tandasnya.

Wimboh berharap, adanya lompatan yang dilakukan pemerintah guna mendorong berkembangnya kewirausahaan yang dimotori anak muda dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga di atas 6 persen, serta menurunkan angka pengangguran.

Acara ini merupakan rangkaian keempat Seminar Nasional di lima kota lima pulau (Medan, Balikpapan, Semarang, Manado, dan Bali) menjelang Munas XIII KAGAMA di Bali pada 15-17 November 2019 mendatang.

Usai seminar, berbagai pandangan pakar, praktisi, masyarakat, serta pihak-pihak terkait dalam seminar akan dirumuskan dan disampaikan kepada pemerintah guna mendukung pembangunan bangsa.

Sebelumnya, Ketua V PP KAGAMA Haryadi Himawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian acara ini merupakan komitmen KAGAMA memberikan sumbangsih guna mendukung pembangunan bangsa.

Kata Haryadi, sebagaimana yang dilantunkan dalam syair Hymne Gadjah Mada, di situlah KAGAMA menghayati ruh perjuangan Mahapatih Gadjah Mada yang mempersatukan Nusantara.

“KAGAMA berusaha istiqomah untuk menjaga bakti kepada bangsa,” pungkasnya. (Taufiq Hakim)

Baca juga: Millenial Fest Industri 4.0 Siapkan SDM Sumatera Utara Unggul dan Berdaya Saing