Ketua UKM Unit Fotografi UGM: Fotografi Bukanlah Kompetisi Alat yang Paling Bagus

36
Ketua Unit Fotografi UGM (UFO), Yohanes Marko Hertomo, bercerita tentang awal mula menggemari dunia jepret-menjepret. Foto: Dok Pri
Ketua Unit Fotografi UGM (UFO), Yohanes Marko Hertomo, bercerita tentang awal mula menggemari dunia jepret-menjepret. Foto: Dok Pri

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sejak diterima di UGM dua tahun lalu, Yohanes Marko Hertomo sudah punya rencana dan motivasi untuk ikut di organisasi kampus.

Kebetulan, Marko, sapaannya, gemar dengan fotografi, suatu hal yang belum bisa diakomodasi oleh sekolahnya dulu di kegiatan ekstrakurikuler.

Karena itu, Marko memutuskan mendaftarkan diri menjadi anggota UKM Unit Fotografi UGM.

Momen itu terjadi saat dia dan teman-temannya menghadiri Gelanggang Expo 2018 yang menjadi rangkaian acara PPSMB (Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru).

“Kebetulan, saat itu (2018) tahun pertama saya mendalami bidang fotografi, dan sekolah saya tidak ada ekskul fotografi,” kata Marko, kepada Kagama, belum lama ini.

Tim Ekspedisi Banyuwangi. Foto: Dok. UFO
Tim Ekspedisi Banyuwangi. Foto: Dok. UFO

Baca juga: Relasi Kekuasaan Jadi Alasan Mengapa Kekerasan Seksual Ada di Dunia Pendidikan

“Maka saya pikir ini dapat menjadi langkah awal saya untuk terjun ke dalam komunitas fotografi di level universitas,” jelas mahasiswa Departemen Sosiologi UGM angkatan 2018 tersebut.

Setelah melakukan pendaftaran, ada tahapan yang mesti dilalui Marko. Mulai dari menjadi Calon Anggota UFO (CUFO), menjalanik DIKSAR (Pendidikan Dasar), DIKLAT (Pendidikan Lanjut, 8 bulan), hingga dilantik menjadi anggota aktif.

Selama jadi anggota aktif, Marko dan teman-temannya menjalani proses magang di divisi tertentu.

“Di proses ini, CUFO yang baru dilantik akan mendapat pengalaman menjadi pengurus, walaupun belum menjadi pengurus,” ucap Marko.

“Kemudian, pada akhir tahun, pemilihan ketua dilaksanakan ketika musyawarah anggota di pengujung tahun kepengurusan,” terangnya.

Baca juga: Berdayakan Warga Terdampak Covid-19, KKN UGM Daring Kembangkan Agro-Edu-Wisata di Bantul