KAGAMA.CO, JANEPONTO – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Sulawesi Selatan (KAGAMA Sulsel) kembali menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Janeponto, Sulawesi Selatan pada Kamis (31/01/2019).

Bantuan senilai 20 juta tersebut merupakan hasil dari iuran para anggota, KAGAMACare, dan Pengurus Pusat (PP) KAGAMA.

Demikian disampaikan Ketua KAGAMA Sulsel Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., yang menyerahkan bantuan secara langsung di lokasi.

Bantuan langsung diterima oleh Hj. Hamsiah Iksan S.E., istri Bupati Jeneponto Iksan Iskandar. Bantuan yang diserahkan oleh KAGAMA berupa diserahkan berupa sarung, mukena, sajadah, selimut, daster, pakaian dalam dan obat-obatan.

“Karena masyarakat terdampak bencana di Jeneponto sangat membutuhkan jenis bantuan tersebut,” ungkap Farida.

Kondisi Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Gowa.(Foto: Istimewa)
Kondisi Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Gowa.(Foto: Istimewa)

Sehari sebelumnya, pada Rabu (30/01/2019), KAGAMA Sulsel, KAGAMACare dan PP KAGAMA juga telah menyalurkan bantuan serupa untuk korban bencana alam di Kabupaten Gowa.

Bantuan senilai 25 juta tersebut langsung diterima oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, S.H, M.H.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepedulian KAGAMA dalam ikut membantu korban bencana alam di Gowa yang terdampak sangat parah,” ujarnya.

Pihaknya melanjutkan, data korban bencana banjir dan longsor terbaru per 29 Januari di Kabupaten Gowa tercatat sebanyak 53 korban jiwa meninggal dunia.

Farida menambahkan, penyaluran bantuan dari KAGAMACare dan PP KAGAMA yang bersinergi dengan KAGAMA Sulsel ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto yang menjadi korban bencana.

“Semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana,” pungkasnya.(TH)