Program Disinfeksi Terhambat, KAGAMA Balikpapan Sumbang Bahan Disinfektan untuk Masyarakat

171
KAGAMA Balikpapan menyalurkan bantuan sebesar 150 kh (10 peil) Chlorine yang digunakan sebagai bahan cairan disinfektan untuk gedung-gedung sekolah di Balikpapan. Foto: Ist
KAGAMA Balikpapan menyalurkan bantuan sebesar 150 kh (10 peil) Chlorine yang digunakan sebagai bahan cairan disinfektan untuk gedung-gedung sekolah di Balikpapan. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BALIKPAPAN – Pada Jumat (10/04/2020), KAGAMA Balikpapan kembali melaksanakan aksi sosialnya.

Yakni memberikan bantuan berupa bahan cairan disinfektan kepada PMI Balikpapan.

Sebelumnya, KAGAMA Balikpapan menerima laporan bahwa PMI Balikpapan mengalami kesulitan mencari disinfektan yang langka di pasaran, sehingga program disinfeksi PMI ke seluruh gedung sekolah terhambat.

“Hal tersebut menjadi perhatian kami untuk bergerak membantu mencari sumber sekaligus pengadaannya,” ujar Koordinator Bakti Sosial KAGAMA Balikpapan, Ical Chaniago kepada Kagama.

Dalam aksinya, KAGAMA Balikpapan menyalurkan bantuan sebesar 150 kh (10 peil) Chlorine yang digunakan sebagai bahan cairan disinfektan untuk gedung-gedung sekolah di Balikpapan.

Baca juga: Pakar UGM Sebut Indonesia Butuh Komunikasi yang Minimalkan Rumor dan Kesalahpahaman Soal Covid-19

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Balikpapan, drg. Dyah Muryani, yang juga merupakan alumnus FKG UGM angkatan 1975.

Sejak Covid-19 menjadi wabah penyakit mengkhawatirkan di Indonesia, KAGAMA Balikpapan selalu mendukung seruan mencegah penularan Covid-19 dengan berbagai kegiatan sosial.

Selain memberikan bantuan bahan disinfektan, sebelumnya KAGAMA Balikpapan juga memberikan bantuan masker non medis kepada masyarakat.

Ical menjelaskan, 10.000 masker non medis sudah dulu dipesan sebelum adanya imbauan resmi dari Walikota Balikpapan untuk menggunakan masker bagi masyarakat.

Baca juga: KAGAMA Qatar Galang Donasi untuk Mahasiswa UGM Terdampak Covid-19