Siasat Tiongkok yang Bisa Dicontoh Indonesia untuk Redakan Wabah Corona



157
Dubes RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menjelaskan cara yang dipakai Tiongkok untuk menangani virus corona. Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Dubes RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menjelaskan cara yang dipakai Tiongkok untuk menangani virus corona. Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto

KAGAMA.CO. BEIJING – Kondisi Tiongkok sudah berangsur-angsur pulih pasca wabah  corona.

Dubes RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, pun membuktikannya dengan berjalan-jalan mengitari Kota Beijing pada 5 Maret 2020.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram, alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM ini menilai bahwa Tiongkok menunjukkan tren positif terkait penanganan virus corona.

“Jumlah yang terjangkit semakin berkurang dan yang sembuh sudah di atas 50 ribu orang,” kata Dubes Djauhari dalam Instagram-nya.

Apa yang dituturkan Dubes Djauhari benar jika merujuk data terbaru dari Worldometers.

Baca juga: KAGAMA Balikpapan Dorong Masyarakat Melek Pemasaran Online Lewat Program Pondok Pintar

Tiongkok memang menjadi negara dengan jumlah kematian terbanyak akibat Covid-19, yakni 3213 orang per Senin (16/3/2020).

Kendati demikian, Tiongkok menunjukkan grafik mendatar, alias positif, dalam pertambahan kasus baru wabah ini.

Pasalnya, sejak 6 Maret 2020, nyaris tidak ditemukan kasus pasien baru yang positif terjangkit virus corona.

Bahkan hingga 16 Maret 2020, Tiongkok tercatat berhasil menyembuhkan 67.819 pasien dari 80.880 kasus.

Fenomena ini tentu saja bisa menjadi pembelajaran bagi Indonesia yang juga tengah berjuang meredakan serangan virus corona.

Baca juga: Pesan Ganjar Pranowo kepada KAGAMA Lampung Terkait Virus Corona