Begini Pencegahan serta Penanganan Penyakit Kuku dan Mulut pada Hewan Ternak

38
Bincang Desa #40 menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM dan drh. Harimurti Nuradji, Ph.D., Peneliti di Pusat Riset Veteriner dan dipandu oleh Faishal Ahmad Dzakwan selaku moderator Webinar. Foto: Bincang Desa
Bincang Desa #40 menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM dan drh. Harimurti Nuradji, Ph.D., Peneliti di Pusat Riset Veteriner dan dipandu oleh Faishal Ahmad Dzakwan selaku moderator Webinar. Foto: Bincang Desa

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Penyakit kuku dan mulut (PKM) atau foot and mouth disease (FMD) mulai mewabah di berbagai daerah di Indonesia sejak akhir April 2022.

Penyakit ini menyerang hewan ternak, khususnya ruminansia berkuku genap misalnya, sapi, kambing, domba, serta kerbau.

Penyakit ini tergolong penyakit nonzoonosis karena tidak menular dari hewan ke manusia.

PMK dapat menyebar melalui berbagai cara, yaitu kontak langsung antara hewan yang sehat dengan hewan yang terjangkit.

Baca juga: UGM Diharapkan Bisa Jaga Kualitas Pendidikan Tinggi

Dapat melalui droplet, leleran hidung, serpihan kulit, penyebaran melalui angin, penyebaran melalui pakan yang terkontaminasi virus, dan penyebaran melalui manusia.

Potensi kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh PKM ini tidak hanya pada peternak yang mengalami penurunan produktivitas hingga kehilangan hasil, akan tetapi kerugian secara nasional.

Mengingat besarnya potensi kerugian ekonomi yang dapat ditimbulkan oleh merebaknya PKM ini, maka sangat perlu upaya edukasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan dan penanganannya.

Bincang Desa kembali hadir dengan membahas seputar pencegahan dan penanganan PKM pada hewan ternak.

Baca juga: FT UGM dan ThorCon Power Indonesia Kerja Sama Penilaian Keselamatan Tingkat Tinggi Desain Keselamatan TMSR-500

Desa Apps UGM kembali menghadirkan Bincang Desa seri ke-40 pada hari Sabtu, 21 Mei 2022.

Bincang Desa kali ini mengusung tema: “Pencegahan dan Penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada Hewan Ternak”.

Bincang Desa #40 menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM dan drh. Harimurti Nuradji, Ph.D., Peneliti di Pusat Riset Veteriner dan dipandu oleh Faishal Ahmad Dzakwan selaku moderator Webinar.

Bincang Desa kali ini dihadiri oleh 374 peserta secara online melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui Youtube AGRICIAChannel.

Baca juga: Profesor Ova Emilia Dilantik sebagai Rektor UGM 2022-2027

Penyakit PKM merupakan penyakit nonzoonosis karena tidak menular dari hewan ke manusia.

Akan tetapi, penyakit yang disebabkan oleh virus dari kelompok Aphthovirus ini sangat cepat menyebar atau menular dan dapat mengakibatkan kematian, terutama pada hewan ternak yang masih muda.

Hal ini tentu saja menyebabkan potensi kerugian ekonomi para peternak dan mampu mengancam ketahanan pangan, khususnya pasokan daging dan susu nasional.