Alumnus Akuntasi UGM Didapuk Jadi Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN

9035

Baca juga: Hati-hati! Epidemiolog UGM Angkat Bicara Soal Rencana Pembukaan Bioskop Secara Serentak

“Semoga dalam menjalankan amanahnya selalu diberikan kelancaran dan menjadikan manfaat untuk perusahaan khususnya dan Indonesia secara luas,” tulis KAFEGAMA.

Secara sederhana, tugas Nawal Nely sebagai Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN adalah mengawasi laporan keuangan perusahaan-perusahaan BUMN.

Namun demikian, deputi yang dipimpin Nawal tergolong baru. Sebab, deputi ini baru dilahirkan pada masa kepemimpinan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN.

Dalam seminar Masa Depan Pengelolaan BUMN yang digelar Maret lalu, Nawal mengatakan, beberapa perusahaan BUMN masih belum memahami manajemen risiko.

Baca juga: Begini Cara Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Selama Pandemi

Oleh karena itu, perusahaan BUMN harus lebih memerhatikan matriks-matriks risiko dan pengendaliannya.

Hal itu agar upaya perusahaan BUMN selaras dengan strategi yang sudah dirumuskan.

Selain itu, laporan keuangan yang dihasilkan mencerminkan kondisi ekonomi serta kinerja yang sebenarnya.

“BUMN harus insentif terhadap kinerja performa keuangan dan kinerja matriks-matriks yang diukur oleh pasar,” kata Nawal, melansir Tren Asia.

Baca juga: Sikap Bupati Ayu Retno Dumilah yang Membuat Purabaya Berubah Nama Menjadi Madiun