RSA UGM Tambah Layanan Rumah Duka untuk Semua Agama

169
RSA UGM akan melakukan inovasi di bidang mutu pelayanan. Foto: Humas UGM
RSA UGM akan melakukan inovasi di bidang mutu pelayanan. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sewindu berdiri, Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada telah banyak menorehkan prestasi.

Salah satunya adalah akreditasi paripurna yang telah diraih sejak 2015 lalu.

Meskipun demikian, RSA UGM akan terus melakukan inovasi di bidang mutu pelayanan guna meningkatkan jumlah pasien yang berobat.

“Kami akan melakukan inovasi layanan agar jadi lebih baik, sehingga banyak dikunjungi pasien,” ujar Direktur Utama RSA UGM, dr. Arief Budiyanto, Ph.D., SpKK(K), dalam perayaan satu windu RSA UGM di Auditorium Kresna RSA UGM pada Senin (2/3/2020).

Guna meningkatkan mutu layanan, Arief mengungkapkan bakal melakukan perbaikan mutu rumah sakit dengan mengajukan akreditasi internasional pada 2021 mendatang.

Baca juga: Pakai Masker Tak Disarankan, Ini 6 Cara Pencegahan Virus Corona bagi Orang Sehat

Selain itu, pihaknya akan membuka layanan khusus bagi pasien yang memiliki jenis penyakit tertentu dengan menambah jumlah dokter spesialis.

Di samping itu, salah satu inovasi layanan yang dilakukan dalam waktu dekat adalah menyediakan rumah duka bagi pasien.

“Kami akan membuka rumah duka untuk semua agama, kami fasilitasi,” ucap Arief.

Dalam laporannya, Arief Budiyanto menyebutkan bahwa jumlah pasien yang berobat meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2019 lalu, jumlah pasien yang berobat mencapai 119.541 orang.

Baca juga: Mengenal Sosok Ketua Harian KAGAMA Manado, Dosen UNSRAT yang Pernah Jadi Atlet Nasional