Pakar UGM Angkat Bicara Soal Kontaminasi Nuklir di Serpong

541

Baca juga: KAGAMA Peternakan Dilantik di Kandang Ayam, Berikut Susunan Pengurusnya

Dia menekankan bahwa zat radioaktif hanya melebihi batas administratif yang ditetapkan di Indonesia, yaitu sebesar 1 millisievert per-tahun.

Sementara, batas biologis kontaminasi yang mulai menyebabkan perubahan biologis manusia dimulai dari 500 milisevert  per-tahun.

“Jumlah tersebut bahkan lebih kecil daripada batas administratif yang diterapkan bagi pekerja yang lebih kerap berinteraksi di bidang nuklir, yakni sebesar 5 hingga 20 milisievert per tahun,” ucap Haryono.

Sementara itu, tim pakar lainnya, Ir. Ester Wijayanti, M.T., menjelaskan bahwa pihak yang berwenang dan bertugas untuk membersihkan zat radioaktif di lapangan sudah bekerja dengan prosedur yang baik.

Baca juga: Cerita Ari Dwipayana Koordinatori Staf Khusus Milenial Sampai Siapkan Pidato Presiden

Menurutnya, mereka telah memperhatikan keselamatan bagi masyarakat sekitar pekerja dan lingkungan sekitar lokasi.

“Warga dilarang mendekati area selama pembersihan berlangsung,” ucap Ester.

“Petugas juga diberi pakaian serta peralatan aman  agar radiasi tidak terjadi. Lingkungan dijaga dengan sebaik mungkin dengan penebangan pohon dan pengerukan tanah. Hal itu berfungsi untuk menghilangkan bekas radiasi.”

“Jadi masyarakat tak perlu khawatir. Kami berharap bahwa peristiwa ini tak menyurutkan dukungan masyarakat terhadap penggunaan teknologi nuklir sebagai sumber energi alternatif di Indonesia,” sambungnya. (Ez/-Th)

Baca juga: Tak Hanya Jadi Presiden, Ini Peluang Karier Lulusan Fakultas Kehutanan UGMandang