Bertemu Pengurus Kadin, Presiden Dengar Masukan dan Kendala Pengusaha

59

KAGAMA.CO, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menerima jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang dipimpin Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani di Istana Merdeka, Kamis (26/10/ 2017). Pertemuan itu berlangsung selama 3,5 jam.

Saat bertemu Kadin, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Lalu ada Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Usai pertemuan, Rosan menyampaikan kepada wartawan bahwa Kadin ingin berperan serta dan aktif untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Dalam pertemuan pengurus Kadin dengan Presiden Joko Widodo berserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja serta pejabat pemerintahan/kepresidenan, Presiden  meminta para pengusaha untuk menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan [Foto ISTIMEWA]
Dalam pertemuan pengurus Kadin dengan Presiden Joko Widodo berserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja serta pejabat pemerintahan/kepresidenan, Presiden meminta para pengusaha untuk menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan [Foto ISTIMEWA]
“Yang kami sampaikan adalah lebih bersifat konkrit. Ini masalahnya perlu dorongan pemerintah. Ini perlu sinergi antara pemerintah dan swasta,” kata Rosan.

Lebih lanjut Rosan mengapresiasi sikap Presiden yang meminta para pengusaha untuk menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan.

“Dari awal menyampaikan buka-bukaan saja, terang-terangan saja, sehingga hasil keputusannya nanti rekomendasinya tepat sasaran. Kita diminta buka kendalanya di pemda maupun provinsi maupun pemeritah pusat,” ujar Rosan.

Presiden, ucap Rosan, juga mendukung pengusaha nasional untuk berkembang.

“Kalau negara ini mau maju, ya pengusaha nasionalnya mesti berkembang, maju, porsinya dunia usaha harus bertumbuh, dengan tidak melupakan pertumbuhan manusianya. Kalau kita ingin pertumbuhan berkualitas, ya manusianya juga harus bertumbuh. Itu yang penting,” ucap Rosan menyampaikan pesan Presiden.