Tim MAPAGAMA Ekspedisi Gladimadya ke Flores

213

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Tim Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Gadjah Mada (Mapagama) melaksanakan pendakian ke Gunung Inerie, Flores atau yang dikenal dengan sebutan Piramida Alam dalam ekspedisi bertajuk Gladimadya Tanah Bajawa.

Ekspedisi berlangsung selama tiga minggu dimulai sejak 16 Oktober hingga 5 November 2017 mendatang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari pendidikan tingkat lanjut yang dilaksanakan oleh anggota muda divisi Gunung Hutan Mapagama.

Tim Mapagama yang mengikuti Ekspedisi ke Flores terdiri tujuh mahasiswa. [Foto ISTIMEWA]
Tim Mapagama yang mengikuti Ekspedisi ke Flores terdiri tujuh mahasiswa. [Foto ISTIMEWA]
Andoyo Respati F, Sekretaris Mapagama, mengatakan dalam kegiatan kali ini tim Mapagama melakukan pendakian Gunung Inerie yang memiliki ketinggian mencapai 2.245 dpl dan merupakan gunung berapi tertinggi di Flores. Kegiatan diikuti tujuh anggota muda divisi Hutan Gunung Mapagama.

“Pendakian dilakukan dari sisi barat melalui Kampung Watu yang merupakan kampung tradisional di Pulau Flores dan turun melalui Desa Watumeze,” jelasnya.

Dalam ekpedisi tersebut, tim Mapagama UGM juga melaksanakan kegiatan penelitian di Kampung Bena yang memiliki sembilan suku. Selain itu, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dan pendidikan lingkungan di Kampung Bena dan SD Negeri Bena.

Selama ekspedisi Tim Mapagama juga melakukan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat serta pendidikan lingkungan di Kampung Bena dan SD Negeri Bena [Foto ISTIMEWA]
Selama ekspedisi Tim Mapagama juga melakukan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat serta pendidikan lingkungan di Kampung Bena dan SD Negeri Bena [Foto ISTIMEWA]
Adapun tujuh anggota yang turut dalam ekspedisi kali ini adalah Hanif Nur Hassan Al Faruqi (Kesehatan Hewan SV 2015), Ajun Evy Nugraha (Teknik Mesin SV 2016), Deswita Ayu Wandira (Antropologi FIB 2017), Alfia Municha (Sastra Prancis FIB 2017), Sheila Fita Anjani (Filsafat 2015). Mereka didampingi oleh dua anggota senior Mapagama, yakni Ria Verentiuli (Pariwisata SV 2015) dan Michael Warren Akyuwen (Hukum 2015).

Sumber :

Bagian Humas dan Protokol UGM