UGM Lantik 318 Insinyur demi Dukung SDM Indonesia Maju

93

Baca juga: UKM Peduli Difabel UGM Gelar Kegiatan Menanam Pohon di Hutan Wanagama

Dia menambahkan, sosok insinyur yang unggul adalah mereka yang bisa mengubah problem menjadi solusi, yang tidak ada menjadi ada, serta membuat yang mustahil menjadi mungkin.

“Inovasi hebat tidak akan lahir dari para medioker. Karena itu, PPI menyiapkan roadmap guna mencetak SDM yang unggul, dan mempersiapkan insinyur Indonesia untuk mampu bersaing di panggung dunia,” cetus Heru.

Heru pun bertutur, salah satu langkah PPI guna mencetak SDM unggul adalah dengan membangun basis data insinyur untuk kali pertama sejak Indonesia merdeka.

“Untuk bisa menang, kita harus terlebih dahulu mengetahui kekuatan kita sendiri,” tandas Heru.

Pembangunan SDM memang menjadi fokus Presiden Joko Widodo pada periode kedua kepemimpinannya untuk 2019-2024.

Baca juga: Ibu Menginspirasi Ajeng Jadi Lulusan Tercepat Sekolah Vokasi UGM

Hal itu sebagaimana yang dia sampaikan dalam sidang kabinet paripurna mengenai penyusunan RAPBN 2020 di Istana Negara, 5 Agustus lalu.

“Ini (investasi SDM) tidak bisa ditunda-tunda lagi karena pembangunan SDM memerlukan kehadiran negara. Oleh karena itu, sejak mulai dari kandungan, bayi, sampai anak-anak kita memasuki masa emas harus betul-betul diperhatikan jangan sampai ada angka kenaikan stunting,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi menyatakan, sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang adaptif sesuai perkembangan zaman dapat menunjang peningkatan kualitas SDM.

“Reformasi di bidang pendidikan dan pelatihan merupakan kunci baik pelatihan vokasi maupun pendidikan vokasi,” ucapnya lagi. (Tsalis)

Baca juga: Kisah Dirjen Ali Ghufron Perjuangkan Vaksin Produksi Indonesia sampai Bikin Amerika Keok