“Harapannya kerja sama ini dapat mendukung pengembangan bisnis PT. CAP secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kegiatan pendidikan dan penelitian di UGM,” jelasnya.

Rektor UGM menyambut baik kerja sama yang dilakukan. Melalui kerja sama ini terbuka peluang yang lebih besar bagi para peneliti UGM dan mahasiswa melakukan berbagai penelitian dan kajian di PT. CAP.

“Kami juga berharap kedepan pemberian beaiswa ikatan dinas bagi mahasiswa bisa terus berlanjut dan terus ditingkatkan,” harapnya.

Panut tidak lupa mengucapkan selamat kepada mahasiswa penerima beasiswa ikatan dinas PT. CAP. Dia berpesan kepada para mahasiswa nantinya dapat bekerja dengan baik dan berkontribusi dalam pengembangan industri petrokimia di Indonesia.

Salah satu mahasiswa penerima beaiswa, Ivone Marselina Nugraha mengaku senang terpilih menjadi salah satu dari penerima beaiswa PT. CAP. Dia tidak menyangka bisa lolos mendapatkan beaiswa tersebut mengingat seleksi yang yang dilakukan cukup ketat dan diikuti banyak peserta.

“Bangga bisa menjadi penerima beaiswa ikatan dinas batch 1 ini. Dengan beasiswa ini saya jadi tidak pusing lagi memikirkan akan kerja dimana setelah lulus nantinya,” ujarnya. (Humas UGM/Ika)