Siasat Menteri Basuki Hadimuljono Agar Banjir Tak Kembali Terjang Jakarta

506
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, punya strategi guna meminimalisasi banjir di Jakarta dan sekitarnya. Foto: Istimewa
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, punya strategi guna meminimalisasi banjir di Jakarta dan sekitarnya. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, JAKARTA – Menteri Basuki Hadimuljono bergerak cepat guna menanggulangi problem banjir yang dialami masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya.

Pantauan KAGAMA di akun Twitter resmi Kementerian PUPR, Menteri Basuki menerjunkan 287 orang untuk melakukan survei penyebab banjir di 180 titik rekomendasi pada Jumat (3/1/2020).

Lulusan Teknik Geologi UGM ini menjelaskan, hasil survei akan menjadi landasan identifikasi penyebab banjir.

“Apakah ada tanggul jebol, drainase tersumbat, pompa rusak, atau yang lain-lain,” ujar Basuki.

Adapun hasil survei bakal dihimpun pada Minggu (5/1/2020)  dan ditindaklanjuti sehari berselang, Senin (6/1/2020).

Baca juga: Menteri Basuki Hadimuljono Sebut Tiga Penyebab Banjir Jakarta

Pria 65 tahun tersebut memandang langkah cepat dilakukan demi mengantisipasi insiden susulan.

Pasalnya, menurut BMKG, curah hujan pada Januari 2020 bakal mencapai puncaknya memasuki tanggal 11-15.

Lebih lanjut, Basuki juga menyiapkan strategi untuk menangani banjir dari hulu ke hilir untuk jangka panjang.

Strategi rancangan dia dan tim PUPR tertulis dalam master plan pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta.

Salah satu isi dalam master plan tersebut adalah percepatan pembangunan Bendungan Ciawi & Sukamahi yang ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Baca juga: Kagama Peduli Banjir Dirikan Posko Satgas di Jakarta, Bekasi dan Tangerang