KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Universitas Gadjah Mada (Porsenigama) 2018 memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya. Gelaran setahun sekali ini dilaksanakan di lingkungan kampus. KAGAMA berbincang dengan Rizqi Hari Novianto dari UKM Panahan UGM di tengah-tengah kesibukannya selaku ketua Porsenigama 2018.

Mahasiswa angkatan 2016 Jurusan D3 Teknik Sipil ini mengaku, pada perhelatan acara yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober-01 Desember ini ia bertugas sebagai koordinator perlengkapan. Dari pengalamannya sebagai Koordinator Perlengkapan, pihaknya menginginkan bahwa harus ada perubahan di porsenigama.

“Harus ada perubahan di porsenigama. Jadi tidak hanya sekadar berjalan setiap tahun,” ungkapnya.

Pada tahun sebelumnya, kata Rizqi, inventarisasi barang kurang bagus. Sehingga tahun ini, pendataan terkait barang dan arsip pemenang, catatan skor, dan waktu sudah lebih baik.

Selain itu, Rizqi mengatakan perhelatan porsenigama tahun ini lebih transparan. “Jobdesk tiap-tiap divisi dan pencairan dana lebih transparan,” tuturnya.

Kepanitiaan porsenigama tahun ini juga memiliki Divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia). PSDM bertugas mengikat tiap-tiap divisi dan staf yang akan bekerja bersama kurang lebih selama empat puluh hari.

Begitu juga di ranah digitalisasi dalam perhelatan porsenigama. Menurut Rizqi, tahun ini berjalan dengan baik. Digitalisasi masih diutamakan untuk pendaftaran yang ditangani oleh Kesekretariatan.

“Digitalisasi sangat membantu pengarsipan dan komunikasi dengan sponsor dan media partner. Selain itu, digitalisasi juga mengurangi penggunaan kertas,” terang Rizqi.

Ketika ditanya soal kendala, Rizqi mengatakan salah satu kendala adalah kesibukan kuliah dan organisasi yang dijalani staf panitia lainnya. Untuk perhelatan porsenigama selanjutnya, Rizqi berharap panitia porsenigama mengerti permasalahan yang terjadi dan mampu memberikan solusi.(Thovan)