KAGAMA.CO, JEMBER – Potensi wisata yang dimiliki kabupaten Jember luar biasa karena adanya Jember Fasion Carnaval, wisata religi dan wisata edukasi. Untuk itu pengembangan bandara Notohadinegoro adalah suatu keharusan untuk mengimbangi potensi pariwisata tersebut. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai meninjau Bandara Notohadinegoro Jember bersama Bupati Jember Faida dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso belum lama ini.

“Di Jember ini potensi wisatanya luar biasa, apalagi dengan adanya Jember Fashion Carnival, wisata religi, dan wisata edukasi. Dengan dibangunnya bandara ini dengan cepat Insya Allah dapat menunjang pariwisata itu. Serta apa yang diintruksikan Presiden dapat berjalan dan harapan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Menhub.

Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Bupati Jember Faida meninjau berbagai fasilitas yang dimiliki Bandara Notohadinegoro Jember.
Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Bupati Jember Faida meninjau berbagai fasilitas yang dimiliki Bandara Notohadinegoro Jember.

Menhub mengatakan pengembangan akan dimulai tahun 2018. “Untuk satu hingga dua bulan ini kita lakukan perencanaan, di tahun ini dengan anggaran yang ada kita melakukan penyelesaian-penyelesaian teknis. Kita akan mulai pengembangan awal 2018,” tutur Menhub Budi Karya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menambahkan untuk mengembangkan ekonomi nasional maka diperlukan pengembangan wilayah di tempat-tempat yang strategis yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi dalam hal ini untuk memenuhi Nawacita ke-7 yaitu merealisasikan kemandirian ekonomi dengan mengembangkan pusat-pusat strategis ekonomi daerah.