KAGAMA.CO, BULAKSUMUR  Mahasiswa UGM berhasil mengubah limbah onggok hasil pengolahan tepung dari pohon aren menjadi panel akustik.

Ide kreatif mengolah limbah onggok ini berhasil menghantarkan Ardhi Kamal Haq dan Muhammad Dwiki Destian Susilo menjadi finalis pada 7th International Green Brain Paper Competition yang diiselenggarakan Middle East Technical University Northern Cyprus Campus (METU NCC). Keduanya akan mempresentasikan karyanya pada babak final kompetisi tersebut pada 3-6 Oktober 2018 di Siprus.

Mahasiswa UGM Olah Limbah Onggok Menjadi Panel Akustik.(Foto: Dok. Humas UGM)
Mahasiswa UGM Olah Limbah Onggok Menjadi Panel Akustik.Foto: Humas UGM

Dwiki menjelaskan gagasan mengolah limbah onggok ini berawal dari keprihatinan mereka terhadap banyaknya limbah onggok yang dihasilkan oleh industri pengolahan tepung dari pohon aren. Bahkan jumlahnya telah melebihi batas standar dari acuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Salah satunya seperti pada UMKM yang ada di Dusun Bendo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, dimana setiap Industri menghasilkan sekitar 600-700 Kg limbah onggok perharinya,” ungkapnya, Senin (10/09/2018) di Kampus UGM.