Beberapa diantaranya kunjungan ke beberapa universitas seperti Xiamen University, Jimei University, Sanming University, dan Minnan Normal University. Selain itu juga melakukan kunjungan ke perusahaan teknologi serta tempat kebudayaan dan bersejarah yang berada di kota Xiamen, Sanming, hingga Fuzhou.

 “Melalui program ini semakin memperluas perspektif terhadap dunia internasional dan meningkatkan pemahaman serta diplomasi antar dua negara melalui people to people exchange,” jelasnya, Rabu (9/5).

Angelo menambahkan dengan kunjungan ke China ini semakin mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan China. Keduanya telah lama menjali kerja sama, terutama pada masa pemerintahan Presiden Sukarno.

“Indonesia dan China merupakan negara yang menentang penjajahan dan menghargai perbedaan,” pungkasnya. (Humas UGM/Ika)