Langka di Pasaran, Dosen UGM Ciptakan Handsanitizer Alternatif Berbahan Herbal

688

Baca juga: Mahasiswi Fakultas Biologi UGM Ini Ikuti Konferensi di Jerman untuk Perangi Pengangguran Kaum Muda

Karakteritik formula memiliki ukuran partikel 246,9 nm dengan efiesiensi penyerapan sebesar 23,36%.

Diameter zona hambat sediaan nanopolimer terhadap bakteri Staphylococcus auerus dan Escherichia coli sebesar 7,85 mm dan 9,61 mm.

Dia menerangkan formulasi nanopartikel sudah diuji di laboratorium aktivitasnya sebagai antibakteri.

Hasilnya lebih baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri daripada ekstrak yang tidak diformulasikan nanopartikel.

“Spray nanopolimer infusa daun sirih ini dibuat bebas alkohol dengan menformulasikan infusa daun sirih dengan kitosan,” jelasnya.

Besar harapan Ronny, kehadiran produk ini bisa membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan, sekaligus menjadi alternatif solusi dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya handsanitizer di pasaran saat ini.(Kn/-Th)

Baca juga: Bazar Durian KAGAMA Surakarta Ludes Terjual