Ketua VI PP KAGAMA Berharap Canthelan Bisa Menjangkau Daerah Pelosok

301
(Foto: Ilust.) Putra menegaskan, Indonesia butuh lebih banyak lagi semangat yang menginspirasi, sehingga relawan yang telah menggerakkan canthelan punya kemampuan yang lebih besar lagi. Termasuk menjangkau hingga ke daerah pelosok. Dok. Ist
(Foto: Ilust.) Putra menegaskan, Indonesia butuh lebih banyak lagi semangat yang menginspirasi, sehingga relawan yang telah menggerakkan canthelan punya kemampuan yang lebih besar lagi. Termasuk menjangkau hingga ke daerah pelosok. Dok. Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pandemi Covid-19 bisa dilihat dari dua sudut pandang.

Pertama, dari perspektif mencemaskan, pandemi selalu membawa masyarakat dalam suasana keprihatinan.

Masyarakat melihat pandemi sebagai bencana kesehatan dan resesi ekonomi. Dalam skala besar, hal ini merupakan kejatuhan dan kebangkrutan korporasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua VI PP KAGAMA, Anak Agung Gede Putra, dalam acara Canthelan Show 6 bertajuk Solidaritas Sosial untuk Ketahanan Pangan.

Acara ini digelar oleh KAGAMA Care, pada Minggu (20/9/2020) secara daring.

Baca juga: Komoditas Teh Indonesia Bisa Dikembangkan untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Desa

“Tetapi saya berkeyakinan bahwa, teman-teman KAGAMA yang hari ini berdiskusi tentunya memiliki perspektif yang berbeda. Ada berbagai hal yang membedakan pandangan kita tentang Covid-19.”

“Teman-teman bidang VI KAGAMA dalam kegiatan pengabdian masyarakat, melihat momentum ini dengan perspektif kedua, sudut pandang yang positif.”

“Di antaranya kebangkitan kesadaran sosial untuk berbagi, spirit untuk melakukan gotong royong menyelesaikan masalah yang kompleks, serta adanya perbaikan hubungan antar personal dan kemandirian,” jelasnya.

Putra sadar bahwa ikatan sosial yang telah terbangun di masyarakat tercerai-berai seiring dengan pembatasan sosial selama pandemi.

Kendati demikian, fenomena ini harus dilihat dengan perspektif yang lebih baik.

Baca juga: Sinergi Trio KAGAMA Sulsel Majukan Petani Kopi Lokal