Aksi KAGAMA DKI Semprot Mikroba ke Kali Item

147
KAGAMA DKI Jakarta turut membantu upaya menghilangkan bau di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Utara. Mereka menyemprotkan mikrob atau mikroba ke sungai tersebut. Foto : Istimewa
KAGAMA DKI Jakarta turut membantu upaya menghilangkan bau di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Utara. Mereka menyemprotkan mikrob atau mikroba ke sungai tersebut. Foto : Istimewa

KAGAMA.CO, JAKARTA – Tidak semata prihatin, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) DKI Jakarta melakukan aksi nyata membantu upaya menghilangkan bau di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Utara. Caranya, mereka menyemprotkan mikrob atau mikroba ke sungai tersebut.

“KAGAMA DKI berinisiatif, karena kami punya agenda rutin yakni KAGAMA DKI Peduli Sampah, serta punya kerja sama dengan Pemerintah Jakarta Utara,” ungkap Ketua KAGAMA DKI Meinarwati dalam keterangan persnya, Minggu (29/7/2018).

Berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Utara, KAGAMA DKI melakukan penyemprotan mikroba di beberapa titik.

“Saya bersama teman-teman bertemu Wali Kota Jakarta Utara pada hari Jumat. Lalu diputuskanlah pada hari Minggu melakukan penyemprotan di lima titik. Pokoknya dari Kali Sentiong sampai dengan yang di depan Sekolah Jubilee. Kami yang penting, kami berupaya membantu masyarakat DKI,” papar Mei.

Ketua KAGAMA DKI Meinarwati menyebutkan para KAGAMA DKI melakukan aksi nyata membantu mengentaskan masalah bau di Kali Item. Foto : Istimewa
Ketua KAGAMA DKI Meinarwati menyebutkan para KAGAMA DKI melakukan aksi nyata membantu mengentaskan masalah bau di Kali Item. Foto : Istimewa

Dalam kegiatan ini, KAGAMA DKI juga bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Kadis Tata Air Teguh Hendrawan juga ikut pada kegiatan tersebut. “Genset yang dipakai punyanya dinas, kita bersama dengan Pemda DKI,” tuturnya.

Mei mengakui bahwa pihaknya tak secara langsung berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun Mei yakin, Wali Kota Jakarta Utara sudah menyampaikan soal kegiatan ini ke Anies.

Lingkup titik yang mereka semprotkan berada di wilayah Jakarta Utara, sehingga cukup berkomunikasi dengan Wali Kota Syamsuddin Lologau. “Pak Wali sudah hubungi Pak Anies juga,” ujar dia.

KAGAMA DKI akan mengecek perkembangan dari mikroba yang dilepaskan setelah lima hari. Hasilnya juga akan disampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup DKI.

Jenis mikroba yang disemprotkan adalah Lactobacillus. “Kami siapkan 2.500 liter,” pungkas Mei. (jos)