Ketua Forum Harimaukita Alumnus UGM Ungkap Strategi Perlindungan Harimau Sumatera yang Hampir Punah

147
Ketua FHK, drh. Ahmad Faisal, M.Res, menerangkan, FHK mengeluarkan beberapa strategi untuk melindungi harimau sumatera. Foto: Harimaukita
Ketua FHK, drh. Ahmad Faisal, M.Res, menerangkan, FHK mengeluarkan beberapa strategi untuk melindungi harimau sumatera. Foto: Harimaukita

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Harimau sumatera merupakan satwa liar Indonesia yang hampir punah keberadaannya.

Kondisi tersebut mendorong Forum Harimaukita (FHK) tidak tinggal diam.

FHK merupakan sebuah komunitas yang dibentuk sebagai nandat dari dokumen Strategi Rencana Aksi Konservasi Harimau Sumatera (strakohas) oleh Kementerian Kehutanan.

Melalui berbagai program seperti penelitian dan kampanye, FHK berusaha melindungi Harimau Sumatera yang masih bertahan agar terhindar dari kepunahan.

Ketua FHK, drh. Ahmad Faisal, M.Res, menerangkan, FHK mengeluarkan beberapa strategi untuk melindungi harimau sumatera.

Baca juga: Kata Diaspora KAGAMA: Masyarakat AS Hampir Tak Mengenal New Normal

Yakni mempertahankan populasi dan bentang alamnya, serta pembangunan kapasitas dan dukungan infrastruktur.

Selanjutnya, FHK juga melakukan penguatan harimau sumatera di luar kawasan konservasi, penguatan jejaring kerja, dan program konservasi eksitu.

Konservasi eksitu yaknoi melindungi spesies tumbuhan ataupun hewan langka yang terancam punah dengan mengambil dari habitat yang tidak aman dengan menempatkannya ke tempat perlindungan manusia.

“Berdasarkan evaluasi dari dokumen strakohas, ada lima poin yang diidentifikasi sebagai faktor utama penyebab rendahnya capaian indikator kesuksesan perlindungan harimau sumatera oleh FHK,” tuturnya.

Hal tersebut Ahmad sampaikan dalam seminar Perayaan Global Tiger Day 2020, yang digelar beberapa waktu lalu oleh PP KAGAMA Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana secara daring.

Baca juga: Upaya yang Harus Dilakukan Indonesia untuk Membasmi Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan