Gugus Tugas Papua UGM Kirim 186 Guru ke Papua

142
Program GPDT merupakan kontribusi nyata Gugus Tugas Papua UGM dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kualitas Sumber Daya Manusia masyarakat Papua. Foto: PPKK UGM
Program GPDT merupakan kontribusi nyata Gugus Tugas Papua UGM dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kualitas Sumber Daya Manusia masyarakat Papua. Foto: PPKK UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Kamis, (29/8/2019) merupakan babak baru bagi 186 Guru Penggerak Daerah Terpencil (GPDT) Kabupaten Mappi 2019.

Mereka merupakan guru terpilih yang mempunyai semangat tinggi dalam membangun dan memajukan pendidikan di Papua.

GPDT ditugaskan mengajar di seluruh distrik di Kabupaten Mappi baik pada jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Menengah Atas.

Program GPDT Kabupaten Mappi merupakan kerja sama antara Gugus Tugas Papua UGM dan Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja sama (PPKK) Fisipol UGM dengan Pemerintah Kabupaten Mappi.

Para guru berperan sangat penting dalam membangun semangat dan jiwa keindonesiaan bagi anak-anak dan warga masyarakat di pedalaman Papua. Foto: PPKK UGM
Para guru berperan sangat penting dalam membangun semangat dan jiwa keindonesiaan bagi anak-anak dan warga masyarakat di pedalaman Papua. Foto: PPKK UGM

Baca juga: Dilema Pendidikan Papua

Rekrutmen GPDT saat ini merupakan gelombang ke-4, sebelumnya telah dilaksanakan rekrutmen satu kali pada tahun 2017 dan dua kali pada tahun 2018.

Sebelum pengiriman GPDT ke Kabupaten Mappi, Gugus Tugas Papua juga telah mengirimkan GPDT ke Kabupaten Puncak pada 2013 dan 2015, serta Kabupaten Intan Jaya pada 2017.

Ketua GTP UGM Bambang Purwoko mengatakan, program GPDT merupakan kontribusi nyata Gugus Tugas Papua UGM dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kualitas Sumber Daya Manusia masyarakat Papua.

Para Guru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini, kata Bambang, diharapkan bisa memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Papua.

Baca juga: Siswa Papua Menggapai Asa