KAGAMA.CO, SLEMAN—GNI-BERBANGSA (Green Network Indonesia) meluncurkan program Merti Kali Code bertepatan dengan perayaan Hari Bumi dan Air sedunia. Acara tersebut berlangsung di Padukuhan Blimbingsari, Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (13/5/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh antara lain Wakil Bupati Sleman dan para pejavat daerah, donatur seperti Perum Pegadaian, ormas mahasiswa Jogjakarta IMAYO, Lembaga Kesenian Nyutro Budoyo serta aktivis GNI-BERBANGSA antara lain Ririen Roy Suryo, Yani Saptohoedojo, Prof. Cahyono Agus, Agus Darmawan, Anis Anandi, Ani Exelo, Handoko, Sarto Kancil, Agus Becak, Agus Telo Joss, dan Rini Riendu. Dalam kesmepetan tersebut, mereka turut melakukan ritual Kali Code bersih dan penanaman massal 1.000 bibit pohon belimbing super di lokasi acara.

Launching ikon program GNI-BERBANGSA: MERTI KALI CODE JOGJAKARTA. Sumbangan 500 bibit belimbing super ke Dukuh Blimbingsari.(Foto: Dok. Panitia)
Launching ikon program GNI-BERBANGSA: MERTI KALI CODE JOGJAKARTA. Sumbangan 500 bibit belimbing super ke Dukuh Blimbingsari.(Foto: Dok. Panitia)

Dr. Transtoto Handadhari dalam orasi lingkungannya menyatakan perlunya pengaturan persampahan plastik, limbah dan kotoran, kebersihan lingkungan khususnya WC dan kamar mandi, polusi air, udara dan suara.

“Pendidikan lingkungan sangat penting sejak usia dini” kata Transtoto. Termasuk sikap tertib dan jujur dalam kehidupan, seperti perjuangan budaya NO CHEATING Indonesia yang didklarasikan tahun 2003 oleh GNI,” imbuhnya.