President CFNA, Mr. Bian Zhen Hu, menyampaikan bahwa promosi mengenai produk kelapa sawit harus tetap dipertahankan agar produk kelapa sawit memiliki reputasi yang baik dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat di Tiongkok. CFNA bersedia untuk menjembatani para pengusaha kedua belah pihak untuk meningkatkan hubungan perdagangan kelapa sawit.

Perdagangan Indonesia-Tiongkok Terus Meningkat

Pada kesempatan lainnya, Mr. Peng Gang, Director General of Department of Asian Affairs, Ministry of Commerce People’s Republic of China, menjelaskan bahwa perdagangan Indonesia dengan Tiongkok terus mengalami peningkatan, dan Tiongkok akan terus membuka pasar mereka selebar-lebarnya kepada Indonesia dan dunia, bukan menutup pasar mereka dari produk impor.

Impor kelapa sawit Indonesia oleh Tiongkok pada tahun 2017 mencapai US$ 2,21 miliar, sedangkan impor tahun 2016 adalah US$ 1,67 miliar, ini menempatkan Indonesia sebagai importir nomor satu bagi RRT. Diyakini nilai tersebut berpeluang untuk terus meningkat mengingat kondisi permintaan industri dan masyarakat Tiongkok akan kelapa sawit dan produk turunannya yang terus bertumbuh.