KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai di kalangan lanjut usia (lansia). Depresi juga menimbulkan terjadinya disabilitas pada lansia, meningkatkan risiko penyakit, hingga berujung pada kematian.

Hampir sama seperti kalangan muda, gejala depresi yang dijumpai pada lansia antara lain menurunnya nafsu makan, mudah letih, gangguan tidur, konsentrasi menurun, serta muncul keinginan bunuh diri.

Dalam tesis yang dipertahankan untuk meraih gelar S2 Master Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM ini, Lisa Indraswari menjelaskan bahwa tingkat depresi di usia lansia dapat diminimalisir dengan mengkonsumsi teh hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam teh hijau seperti asam amino, oral L-theanine, dan flavonol memiliki efek penenang pada otak dan menurunkan respon stres.

Untuk mengetahui efek menurunkan stres pada lansia, tesis yang berjudul  Pengaruh PemberianEkstrak Teh Hijau (Camellia sinensis) terhadap Penurunan Skor Depresi Lanjut Usia (2016) ini menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS) yang dapat mendiagnosa depresi lansia dengan cepat dan akurat.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teh hijau mampu menurunkan depresi di kalangan lansia. Selain itu, teh hijau juga dapat mencegah gejala depresi atau tekanan psikologis pada usia remaja, dewasa, hingga lansia.(Tita)