Wakil Rektor UGM: Peserta Utul UGM 2017 Naik 60 Persen

135

BULAKSUMUR, KAGAMA – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengadakan penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi Ujian Tulis (Utul). Pelaksanaan Utul 2017 ada kenaikan jumlah peserta mencapai 60% dari tahun sebelumnya.

Utul UGM dilaksanakan di empat kota berbeda, yakni Yogyakarta, Jakarta, Pekanbaru, dan Balikpapan. Meski diselenggarakan di lokasi yang berbeda-beda, Utul UGM dilaksanakan secara serempak di empat kota pada Minggu (21/52017) pagi.

Jumlah peserta Utul UGM 2017 sebanyak 47.306 peserta. Jumlah itu bahkan melebihi jumlah peserta ujian SBMPTN di wilayah DIY yang hanya berjumlah 40. 894 orang. Jumlah peserta yang mengikuti seleksi di regional Yogyakarta mencapai 39.917 orang, sementara di regional Jakarta berjumlah 4.610 orang, Balikpapan 389 orang, dan Pekanbaru sebanyak 2.390 orang.

Peserta Utul UGM 2017 naik persen 60 persen (foto: HUmas UGM)
Peserta Utul UGM 2017 naik persen 60 persen (foto: HUmas UGM)

Panitia Utul UGM tidak menduga melonjaknya jumlah peserta seleksi pada 2017 ini. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M. Med. Sc., Ph. D., yang melakukan peninjauan ke beberapa lokasi ujian juga tidak menduga atas lonjakan yang terjadi pada tahun ini.

“Dengan semakin banyaknya peserta ujian dapat meningkatkan potensi didapatkannya bibit unggul dari seluruh penjuru negeri,”papar Iwan.

Sementara itu, dari 47.306 peserta ujian tahun ini, terdapat 13 peserta berkebutuhan khusus (difabel). Peserta difabel terdiri dari 5 peserta tuna tungu, 5 peserta tuna daksa, dan peserta tuna netra sebanyak 3 orang. Para peserta difabel mendapatkan perlakuan yang sedikit berbeda agar dapat mengikuti Utul UGM dengan baik. Masing-masing peserta tuna netra dan tunga rungu mendapatkan pendamping khusus dan ditempatkan pada ruangan khusus.

Bagi para peserta tuna netra soal ujian akan dibacakan oleh masing-masing pendamping. Selanjutnya bagi para peserta tuna rungu akan mendapatkan arahan khusus terkait waktu dimulai dan berakhirnya ujian dari pendamping.

Iwan mengatakan semua orang berkesempatan untuk menjadi mahasiswa UGM dengan seleksi yang sama, tidak terkecuali bagi para peserta difabel. “UGM memberikan pelayanan sebaik mungkin agar para peserta berkebutuhan khusus dapat mengikuti ujian dengan nyaman,” jelas Iwan.

Secara keseluruhan seleksi Utul UGM 2017 begitu ketat. Sebanyak 47.306 peserta Utul UGM memerebutkan 1.985 kursi program sarjana dan 683 kursi pada program diploma. “Pada dasarnya kita mencari putra-putri terbaik bangsa. Dengan meningkatnya jumlah peserta Ujian Tulis UGM tahun ini, diharapkan peserta terbaiklah yang diterima dan berkesempatan menjalani studi di UGM,” ujar Iwan. [Humas UGM/Catur DJ/rts]