Atasi Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru, Bupati Puncak Willem Wandik Jalin Kerja Sama dengan UGM dan Uncen

78
Pemerintah Kabupaten Puncak pimpinan Willem Wandik menggelar pendidikan khusus bekerja sama dengan UGM dan Uncen. Foto: Bumi Papua
Pemerintah Kabupaten Puncak pimpinan Willem Wandik menggelar pendidikan khusus bekerja sama dengan UGM dan Uncen. Foto: Bumi Papua

KAGAMA.CO, PUNCAK – Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Cenderawasih (Uncen).

Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk menggelar kelas khusus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Bupati Puncak, Willem Wandik, M.Si., mengatakan, kerja sama dengan dua perguruan tinggi tersebut dilakukan guna mengatasi kekurangan guru dan tenaga medis di Puncak.

Dia menyebut kelas khusus diutamakan untuk sumber daya manusia (SDM) orang asli Papua yang lulus SMA tahun ajaran 2019-2020.

Baca juga: Direktur Microsoft Indonesia Alumnus Filsafat UGM Berbagi Resep Meniti Karier bagi Mahasiswa

“Belajar dari pengalaman, formasi pendidikan dan kesehatan lebih banyak dibuka untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan pada setiap penerimaan CPNS,” tutur Willem, melansir Bumi Papua, Selasa (14/7/2020).

“Sementara itu, kebanyakan lulusan anak-anak asli Puncak lebih banyak di ilmu sosial. Seperti hukum, ekonomi, dan administrasi. Formasi pendidikan dan kesehatan sangat minim,” terangnya.

Alumnus Magister Ekonomika dan Bisnis UGM tersebut menambahkan, para siswa yang lolos ke perguruan tinggi melalui kelas khusus ini tidak dikenakan biaya.

Sebab, seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh pemerintah daerah. Willem mengatakan, biaya itu termasuk pemberian uang akomodasi Rp5 juta.

Baca juga: Presiden Jokowi Berikan Bantuan Modal Kerja kepada Pelaku UKM