Ketua KAFEGAMA MM Ikang Fawzi: Jika Real Estate Sehat, Industri Lain Akan Sehat Pula

452

Baca juga: Menu Makanan Khas Ndeso Warung Kopi Klotok Bikin Antrean Mengular

Namun demikian, kondisi Covid-19 dirasakan oleh Ikang dan seluruh anggota REI.

Beberapa segmen produk real estate turun permintaannya. Seperti rumah komersial yang turun 50-80 persen.

Hanya segmen rumah subsidi yang masih bertahan sampai saat ini.

Kata Ikang, konsumen masih antusias untuk membeli rumah subsidi yang harganya ada di kisaran Rp500 juta ke bawah.

“Sebab, ada anggaran stimulus SSB (Subsidi Selisih Bunga) dan SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka) yang dikucurkan pemerintah sebesar Rp1,5 triliun,” tutur Ikang.

Baca juga: Pakar Silvikultur UGM: Pinus Merkusii Bernilai Ekonomi Tinggi

“Sehingga, kami masih bisa menggeliat. Cash flow adalah darah dari bisnis real estate,” terang suami dari aktris Marissa Haque ini.

Bahkan, berkat segmen rumah MBR, real estate menjadi satu dari empat sektor di Indonesia yang masih mencatatkan pertumbuhan ekonomi, yakni 2,3 persen secara year on year.

Hanya saja, Ikang melihat ada berbagai kendala yang dihadapi anggota REI, terutama terkait pendekatan dalam masa pandemi.

Misalnya, terkait teknis perbankan dan implementasi RPC kredit (repayment capacity) yang terkesan lambat.

Untuk itu, Ikang mengharapkan Pemerintah selaku pemberi stimulus, melakukan perbaikan sistem.

Baca juga: Masa Mahasiswa Ketua IGEGAMA Sibuk Jadi Mapala Hingga Atlet Gantole