Minggu, 26 Mei 2024 | 12:27 WIB

Dekan: Fakultas Farmasi UGM Berkembang Juga Berkat Jasa Alumni

Baca juga: Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM Bisa Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi

Jenis pekerjaan yang dituju para apoteker paling banyak adalah industri farmasi 50 persen rumah sakit 12,7 persen, apotek 19,6 persen, dan perguruan tinggi/peneliti sebanyak 7,6 persen.

Untuk mendukung kegiatan akademik, telah dibangun Kanal Pengetahuan Farmasi (KPF) UGM, sebuah unit yang menjadi wadah pengembangan kualitas sumber daya sivitas akademika di bidang videografi, fotografi, dan jurnalistik.

“KPF bertekad menjadi sumber pengetahuan dan informasi yang dibutuhkan para pengguna, untuk meningkatkan pengetahuan di bidang kefarmasian dan kesehatan,” ujar peraih pengghargaa Dosen Berprestasi Peringkat I tingkat Nasional, Kemenristekdikti RI itu.

Di masa pandemi, kata Agung, KPF membantu pelaksanaan web seminar kegiatan akademik yang lain.

Misalnya pembuatan video-video terkait praktikum dan kegiatan lain yang melibatkan pembuatan video.

Baca juga: Epidemiolog UGM: Hanya Protokol Kesehatan Saja Terbukti Tidak Cukup untuk Menurunkan Transmisi

“Empat kelompok mahasiswa PKM dari Fakultas Farmasi UGM lolos mengikuti PIMNAS tahun 2019 di Universitas Udayana, Bali dan menjadi juara umum,” imbuhnya.

Di bidang SDM dan keuangan, Fakultas Farmasi berkomitmen melakukan rekrutmen staf dan tenaga pengajar yang handal secara online, mengingat banyak staf dan dosen yang sudah memasuki masa pensiun.

“Kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pengajar, mendorong kuliah lanjut, dan proses kenaikan pangkat. Program ini dimonitor langsung secara online,” jelasnya.

Sedangkan di bagian aset, Fakultas Farmasi membangun gedung baru Adavance Pharmastical Science Learning Center (APSLC). Kemudian membuat peralatan canggih laboratorium menggunakan skema CKIP 567.

“Gedung tersebut diperuntukkan untuk kegiatan penelitian terpadu, ruang kelas dan ruang publik dengan konsep kekinian, administrasi terpadu, mini hospital, CBT center, dan smart auditorium,” tuturnya.

Baca juga: Guru Besar Fakultas Biologi UGM: Kondisi Kritis Menuntut Seluruh Manusia Memahami Ekologi


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA