Minggu, 26 Mei 2024 | 10:51 WIB

KAGAMA Tolitoli Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Tolitoli

KAGAMA.CO, PALU – Sebanyak 1.850 orang mengungsi pasca kebakaran besar yang terjadi di Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Minggu (2/2/2020).

Melansir Kompas, sekira 400 an rumah papan di sekitar pelabuhan yang padat penduduk itu terbakar habis, diketahui juga terdapat satu korban meninggal.

Belum dipastikan penyebab kebakaran yang terjadi pada 22.30 WITA, tepatnya di Jalan Bubara Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Menyikapi hal tersebut, Pengurus Cabang (Pengcab) KAGAMA Tolitoli keesokan harinya gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Jajaran Pengurus Cabang KAGAMA Tolitoli di depan posko. Foto: Istimewa
Jajaran Pengurus Cabang KAGAMA Tolitoli di depan posko. Foto: Istimewa

Baca juga: Pengalaman Prof. Endang S. Rahayu di Jepang yang Berujung Pertemanan Tak Berkesudahan

“Teman-teman KAGAMA Tolitoli telah menyediakan sarana air bersih yang sangat dibutuhkan warga terdampak bencana,” ujar sekretaris Pengcab KAGAMA Tolitoli, Haris ST., M. Eng. saat dihubungi Kagama, Selasa (4/2/2020).

Bersama para pengurus, Haris menyalurkan bantuan berupa tandon air berkapasitas 2.500 liter untuk warga di pengungsian.

Alumnus S2 Fakultas Teknik UGM angkatan 2013 ini juga menyampaikan, Ketua Pengcab KAGAMA Tolitoli, Dr. Drs. H. M. Ma’ruf Bantilan, MM telah menginstruksikan untuk membuka Posko  bersama Universitas Madako Tolitoli.

Untuk diketahui, selain Ketua Pengcab KAGAMA Tolitoli, Ma’ruf juga mengemban tugas sebagai Rektor Universitas Madako Tolitoli.

Bantuan penyediaan air bersih. Foto: Istimewa
Bantuan penyediaan air bersih. Foto: Istimewa

Baca juga: SARBER KAGAMA Balikpapan yang Hasilkan Ide Cemerlang dan Bikin Suasana Makin Gayeng

“KAGAMA Tolitoli bekerja sama dengan unsur terkait seperti PDAM dan Universitas Madako,” ujar Dekan Fakultas Teknik Universitas Madako Tolitoli ini.

Selanjutnya, hari ini pihaknya menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak, yang diserahkan langsung oleh Ma’ruf dan Haris.

“Sejumlah pengungsi sampai hari ini masih bertahan di Posko KAGAMA Tolitoli hingga masa tanggap darurat selama 2 minggu berakhir,” pungkasnya. (Taufiq Hakim)

Baca juga: Waspada Hoaks Virus Corona, Pemerintah Perlu Lakukan Ini Supaya Tidak Kecolongan


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA