Minggu, 26 Mei 2024 | 00:59 WIB

Sekolah Vokasi UGM Buka 13 Prodi Sarjana Terapan, 9 Di Antaranya Prodi Baru

“Misalnya Perbankan, kompetensi lulusan tidak dirancang menjadi teller, tetapi manajer,” jelasnya.

Sarjana Terapan dengan S1 juga memiliki perbedaan dari segi penerapan pembelajaran, meski mempunyai level yang sama di dunia kerja.

“S1 gelarnya diawali dengan S, sedangan Sarjana Terapan gelarnya ditulis S.Tr, lalu dilanjutkan dengan gelar prodinya. Terapan ilmu dipegang oleh S.Tr, sementara pembelajaran berbasis akademik tetap dipegang S1,” imbuh Agus.

Memasuki tahun terakhir, mahasiswa Sarjana Terapan diwajibkan mengikuti magang, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Jika selama ini, mahasiswa memeberikan perkembanang bagus, maka bisa langsung direkrut oleh industri yang telah bekerjasama dengan prodi,” tutur Wikan.

Selain ijazah dan transkrip, Wikan juga menuturkan bahwa, lulusan Sarjana Terapan nantinya akan mempunyai sertifikasi kompetensi, English Proviciency, Surat Keterangan Pendamping Ijazah, dan prototype atau produk. Artinya, syarat kelulusan Sarjana Terapan tidak lagi menghasilkan produk tugas akhir berupa penelitian, tetapi sebuah produk yang memiliki wujud dan kegunaan.

PMB Prodi Sarjana Terapan tahun 2019, akan dibuka melalui beberapa jalur. Pertama, lewat jalur rapor atau Penelusuran Bibit Unggul (PBU), yang terdiri dari empat jenis yatu, PBU SMA/SMK, PBU Berprestasi, PBU Tidak Mampu, dan PBU Kemitraan.

Selain PBU, calon mahasiswa diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi melalui Ujian Mandiri (UM) UGM. Syarat utama bagi peserta UM adalah calon peserta sudah mengikuti UTBK. Ada pun jalur terakhir yang bisa ditempuh yakni, jalur nilai. Calon mahasiswa akan diseleksi berdasarkan nilai UM UGM dan nilai UTBK.

Sembilan prodi tambahan yang dibuka tahun ini meliputi Manajemen dan Penilaian Properti, Perbankan, Akuntansi Sektor Publik, Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi, Teknologi dan Rekayasa Mesin, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknologi Rekayas Elektro, Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, serta Manajemen Informasi Kesehatan.

Sementara empat prodi Sarjana Terapan yang sudah berjalan yakni, Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, Teknologi Rekayasa Internet,  serta Teknologi Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil.(Kinanthi)


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA