UAV Flight Group Inovasi Terbaru Pesawat Tanpa Awak

181
UAV Flight Group Inovasi Terbaru Pesawat Tanpa Awak

KAGAMA.CO, MALANG- Tim Ugrasena, Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT), Universitas Gadjah Mada sukses membawa pulang medali emas dalam ajang Indonesian International Invention Festival (I3F) 2018. Lebih dari 70 tim dari berbagai instansi dan perguruan tinggi di Indonesia terlibat dalam perlombaan ini dengan membawa berbagai protoype inovasi yang dibuat. Berlangsung di Kota Malang pada 19-20 April 2018, Tim Ugrasena, GMAT sukses menjadi yang terbaik dalam kategori Teknologi.

Kesuksesan Tim Ugreasena UGM meraih medali emas tidak lain berkat inovasi produk wahana terbang berupa UAV (Unmanned Aaerial Vehicle). Pembimbing Tim Ugrasena, Catur Atmaji, S.Si, M.Cs., menjelaskan ada beberapa inovasi yang diciptakan pada pesawat tanpa awak ini. Catur menjelaskan salah satu inovasi tersebut terletak pada penerbangan tiga UAV  sekaligus dengan hanya satu pengendali jarak jauh saja. Konsep inovasi yang dinamai Ugrasena Flight Group ini membuat tiga pesawat UAV dapat dikendalikan satu orang sekaligus dengan rute terbang yang telah ditentukan.

Lebih lanjut Catur menjelaskan teknologi UAV Flight Group memiliki basis sistem komunikasi yang berbeda dari UAV pada umumnya. Satu pesawat UAV akan menjadi master sistem dari dua pesawat lainnya. Dua pesawat lainnya akan dikendalikan secara otomatis sesuai rute dan target yang ingin dituju oleh seorang pengendali. Ia menambahkan masalah yang dihadapi saat ini adalah minimnya jumlah pengendali UAV yang ada. Pasalnya, perlu keterampilan khusus untuk mengendalikan sebuah UAV sehingga tidak banyak orang yang memiliki keahlian tersebut.