Kementerian PUPR Bantu Korban Erupsi Gunung Agung

180

KAGAMA.CO, JAKARTA — Sejak awal meningkatnya aktivitas Gunung Agung di Provinsi Bali, untuk membantu meringankan beban kehidupan di lokasi pengungsian, Kementerian PUPR telah memobilisasi sejumlah prasarana dan sarana. Prasarana dan sarana yang telah didistribusikan berupa penyediaan hunian sementara, pembuatan sanitasi sementara, truk sampah, sumur bor, hidran umum, dan mobil tangki air untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian.

Dari sembilan yang dipersiapkan, tujuh sumur bor sudah dimanfaatkan pada lokasi pengungsian utama, yakni Lapangan Ulakan, Pasar Seni Tanah Ampo, PDAM Prasi, Balai Budaya Semara Pura, Pura Kentel Gumi, Desa Les, dan PDAM Tauman.

Distribusi prasarana dan sarana dilakukan di beberapa lokasi pengungsian utama, di antaranya di Gelanggang Olahraga (GOR) Sueca Pura berupa enam Hidran Umum (HU) kapasitas 2.000 liter, 2 HU 1.000 liter dan 2 HU 650 liter. 10 unit THD, 39 WC knockdown, 2 mobil tangki air, dan 4 biority.

Warga korban erupsi Gunung Agung mendapatkan bantuan prasarana dan sarana dari Kementerian PUPR di lokasi pengungsian [Foto ISTIMEWA]
Warga korban erupsi Gunung Agung mendapatkan bantuan prasarana dan sarana dari Kementerian PUPR di lokasi pengungsian [Foto ISTIMEWA]
Selain itu, di Lapangan Ulakan, berupa 5 HU, 10 WC knockdown, 1 mobil tangki air (MTA), dan 10 THD. Di Pasar Seni Manggis telah didistribusikan 3 HU 2.000 liter, 5 unit THD, 1 mobil tangki air, 10 WC knockdown, 1 biority dan 1 kontainer sampah.

Kemudian, di Les Buleleng sudah dilakukan pemasangan 5 HU, 5 WC knockdown dan 10 THD. Di lokasi UPTD Pembenihan Rendang telah terpasang 6 WC knockdown dan 5 toilet permanen dan 3 toilet semi permanen.

Untuk lokasi pengungsian di Lapangan Tembak Paksebali di Kabupaten Klungkung  telah ditempatkan 5 unit WC knockdown dan 2 unit HU 2.000 liter.