Sociopreneur Muda Indonesia 2018 Resmi Dibuka

5
Sociopreneur Muda Indonesia 2018 Resmi Dibuka.(Foto: Thovan)
Sociopreneur Muda Indonesia 2018 Resmi Dibuka.(Foto: Thovan)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Senin (12/11) pagi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM, Erwan Agus Purwanto secara resmi membuka rangkaian gelaran Sosiopreneur Muda Indonesia (Soprema) 2018.

Pembukaan tersebut dimeriahkan oleh Not Biru, grup band yang turut berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, terutama penyintas difabel yang mengampenyakan terciptanya masyarakat yang inklusi (tidak ada pembeda antara difabel dan non-difabel) melalui musik.

Dalam konferensi pers yang turut dihadiri oleh Ketua Pelaksana Soprema 2018, Hempri Suyatna, Direktur Youth Studies Centre (YouSure) UGM, M. Najib Azca, serta perwakilan Konwil BRI Yogyakarta, M. Sigit Yudanto, Erwan menegaskan bahwa Soprema diselenggarakan oleh Fisipol UGM untuk menindaklanjuti gagasan UGM sebagai Kampus Sociopreneur.

“Fisipol menciptakan ekosistem yang menyiapkan serta memfasilitasi mahasiswa untuk menghadapi tantangan era 4.0 melalui berbagai skema,” jelas Erwan.

Hal ini senada dengan pernyataan M. Najib Azca, bahwa melalui kegiatan Soprema, dimensi sosial dari praktik entrepreneurship perlu ditekankan.

“Oleh karenanya, Fisipol UGM ikut terlibat besar dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Pembukaan rangkaian Soprema 2018 ini turut menjadi pembuka gelaran Expo Soprema 2018 yang diikuti oleh 14 tenants hingga Rabu (14/11) mendatang di Selasar Barat FISIPOL UGM.

Expo tahun ini diikuti oleh berbagai macam industri kreatif, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner. Selain tenant, Expo Soprema 2018 turut menghadirkan Umar Haen dan Tricotado untuk menghibur para pengunjung.

Acara dilanjutkan pukul 19.00 WIB dengan pembukaan kompetisi sekaligus ramah tamah dan technical meeting yang dihadiri seluruh peserta kompetisi dan inkubasi Soprema 2018. Bertempat di Wisma MM UGM, kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian kompetisi Soprema yang dimulai Selasa (13/11). Peserta kompetisi Soprema 2018 terdiri dari 60 semifinalis yang berasal dari 29 provinsi di Indonesia.(Thovan)