Selama Pandemi, Roda Perekonomian Lokal Perlu Digerakkan Melalui Pembangunan Desa

16
Ukuran keberhasilan pemulihan ekonomi di daerah, kata Mardiasmo, dapat dilihat dari keberhasilan memutar roda perekonomian dengan caranya sendiri. Foto: Ist
Ukuran keberhasilan pemulihan ekonomi di daerah, kata Mardiasmo, dapat dilihat dari keberhasilan memutar roda perekonomian dengan caranya sendiri. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, semua orang harus tetap optimis dan tetap berusaha kembali ke jati diri bangsa.

“Kita hendaknya kembali sebagai negara yang agraris dan maritim, serta melakukan segala upaya menghadapi masalah dengan semangat gotong royong berbasis kearifan lokal.”

Hal tersebut disampaikan Guru Besar FEB UGM, Prof. Mardiasmo, MBA, Akt., dalam KAGAMA Inkubasi Bisnis XIV, bertajuk Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi, yang digelar pada Minggu (27/9/2020) secara daring.

Pembangunan dari daerah, kata Mardiasmo, merupakan satu pendekatan yang dipercaya dapat memberikan kabar baik bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kemudian turun ke bawah lagi adalah pembangunan dari desa, terutama pengembangan UMKM.

Baca juga: Dekan: Fakultas Farmasi UGM Berkembang Juga Berkat Jasa Alumni

“Kita bisa melakukan empowering kepada warga desa. Mungkin bisa melihat potensi karang taruna dan PKK di masing-masing desa seperti apa, kemudian kita rangkul,” ungkap lulusan University of Birmingham, Inggris itu.

Bersamaan dengan itu, perlu dirangkul pula aktor-aktor di daerah yang memiliki pemahaman baik tentang digitalisasi.

Pemberdayaan masyarakat desa membutuhkan pendampingan khusus, yang bisa memperkuat wawasan dan literasi mereka.

Ukuran keberhasilan pemulihan ekonomi di daerah, kata Mardiasmo, dapat dilihat dari keberhasilan memutar roda perekonomian dengan caranya sendiri.

Selama pandemi Covid-19, banyak orang kehilangan pekerjaan, baik dirumahkan atau terkena PHK.

Baca juga: Lulusan Arsitektur UGM Menangi Lomba Desain Logo Badan Otorita Borobudur