Obama Effect, Jurnalis Sanggongi Museum UGM

134

BULAKSUMUR, KAGAMA – Museum Universitas Gadjah Mada (UGM) disanggongi sejumlah jurnalis, Rabu (28/6/2017) di Bulaksumur Blok D-7 Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Mereka penasaran atas informasi yang mengabarkan kemungkinan Presiden ke-44 Amerika Serikat Barrack Hussein Obama singgah di bangunan itu.

Bangunan yang pada 2013 difungsikan sebagai museum itu memang pernah ditempati Prof Dr Iman Soetiknjo, terhitung masih paman tiri Obama dari kerabat ayah tirinya, Dr Soetoro. Obama selalu menyempatkan berlibur di rumah itu pada kurun 1967 hingga 1971.

Rumah Dinas Prof Dr Iman Soetiknjo, paman tiri Obama yang menjadi bagian dari Museum UGM (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)
Rumah Dinas Prof Dr Iman Soetiknjo, paman tiri Obama yang menjadi bagian dari Museum UGM (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)

Kunjungan Obama bersama keluarganya ke Indonesia, dimulai ke Bali, Jumat (23/6/2017) menjadi sajian berita utama di sejumlah media cetak, online, dan elektronik. Menyusul kemudian berita kunjungan lanjutan Obama ke Yogyakarta mulai Rabu (28/6/2017) hingga Jumat (30/6/2017). Diinformasikan, antara lain ke Candi Prambanan dan Tebing Breksi di Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta serta Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Informasi kemudian berkembang pada kemungkinan kunjungan Obama untuk singgah di bekas kediaman paman tirinya, Prof Dr Iman Soetiknjo itu.

Kepala Pengelola Museum UGM Widodo, STP (kiri) berbincang dengan Ari WIjaya, tetangga dan kawan bermain Obama pada era 1967-1971, menempati salah satu rumah beberapa puluh meter dari lokasi museum itu (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)
Pengelola Museum UGM Widodo, STP (kiri) berbincang dengan Ari WIjaya, tetangga dan kawan bermain Obama pada era 1967-1971, menempati salah satu rumah beberapa puluh meter dari lokasi museum itu (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)

Menurut petugas pos Boulevard, Khoirul Anam, dari Satuan Patroli Pengawal (Patwal) Polda DIY dan Kepolisian Sektor (Polsek) Bulaksumur memang sempat mendatangi Kampus Biru dan memberitahu kemungkinan Obama singgah di Bulaksumur. “Tadi pagi sekitar jam delapan ada dari Patwal dan Polsek. Tapi, belum A-1 (akurat).

Pernyataan sama disampaikan Redi, petugas Satuan Keamanan Kampus (SKK) UGM di sekretariatnya, “Kita hanya diberitahu supaya siap-siap kalau kemungkinan (Obama) ke sini,” ujarnya.

Meja kerja Prof Dr Iman Soetiknjo di ruang kerjanya yang kini diberi nama Ruang Barry (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)
Meja kerja Prof Dr Iman Soetiknjo di ruang kerjanya yang kini diberi nama Ruang Barry (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)

Pengelola Museum UGM Widodo, STP pun jadi cukup sibuk. Ia yang tengah menikmati cuti bersama keluarga akhirnya meluncur ke kantornya itu, usai makan siang dari kawasan Ambarukmo, Sleman, Yogyakarta menuju Kampus Biru. “Maaf, teman-teman media sudah lama menunggu ya? Kami sebenarnya masih libur cuti bersama,” ujarnya ramah kepada jurnalis.

Widodo ternyata tidak membawa kunci museum. Kemudian, dari petugas SKK UGM ia diberi nomor kontak Yadi yang membawa kunci. Setelah diberitahu Yadi memberitahu tempat penyimpanan kunci melalui kontak ponsel, Widodo berhasil menemukan kunci. Ia pun bisa mengajak jurnalis memasuki museum tersebut.

Widodo, STP mengisahkan aktivitas Obama alias Barry saat berlibur di kediaman paman tirinya, biasanya Barry tidur di antara ayah tirinya, Dr Soetoro dengan ibu kandungnya, Stanley Ann Dunham (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)
Widodo, STP mengisahkan aktivitas Obama alias Barry saat berlibur di kediaman paman tirinya, biasanya Barry tidur di antara ayah tirinya, Dr Soetoro dengan ibu kandungnya, Stanley Ann Dunham (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)

“Sampai detik ini tadi belum ada informasi kepastian Obama mau ke sini,” ungkapnya, “Biasanya ada pemberitahuan resmi dari Bagian Humas dan Protokol UGM,” imbuhnya.

Selanjutnya, Widodo mengilustrasikan, bangunan museum itu memang sangat berkesan bagi Barry (nama kecil Obama di Indonesia). Dari cerita adik Obama, Dr Maya Soetoro (anak Dr Soetoro dengan Stanley Ann Dunham, ibu Obama), Barry sering tinggal di rumah itu saat liburan sekolah. Obama yang saat itu sekolah di SD Menteng, Jakarta, naik kereta api turun di Stasiun Tugu lalu menuju Bulaksumur.

“Setiap libur semester pasti ke Yogya. Stay untuk waktu dua pekan sampai sebulan. Ini bukan museum khusus Barry, melainkan bagian dari semangat UGM yang memiliki nilai sejarah,” terang Widodo yang sebelumnya menempati cikal bakal museum UGM saat masih di Bulaksumur D-4.

Kursi kayu yang biasa dipakai Obama duduk di beranda rumah paman tirinya itu (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)
Kursi kayu yang biasa dipakai Obama duduk di beranda rumah paman tirinya itu (Foto R Toto Sugiharto/KAGAMA)

Karena itu, tatkala Dr Maya Soetoro mendapat informasi bekas rumah dinas Prof Dr Iman Soetiknjo itu akan difungsikan sebagai museum, ia sangat antusias dan berkenan hadir dalam soft opening Museum UGM yang diresmikan pada 13 Juni 2013.

Lalu, bagaimana kepastian informasi perihal Barry Obama selama di Yogyakarta? Akankah ia menyempatkan singgah di Bulaksumur D-7? Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Dr Iva Ariani melalui Whattsapp chatt yang dibagikan kepada jurnalis menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan informasi pasti terkait kemungkinan Obama singgah ke Museum UGM. [rts]