Nadiem Makarim Ditunjuk Jokowi Jadi Mendikbud, Begini Kata Pakar UGM

667
Bos Gojek itu digadang-gadang dapat memberikan terobosan baru dalam dunia pendidikan dalam menghadapi era digital, disrupsi, dan revolusi industri. Foto: cermati.com
Bos Gojek itu digadang-gadang dapat memberikan terobosan baru dalam dunia pendidikan dalam menghadapi era digital, disrupsi, dan revolusi industri. Foto: cermati.com

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Ditunjuknya Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI diharapkan bisa membawa angin segar.

Bos Gojek itu digadang-gadang dapat memberikan terobosan baru dalam dunia pendidikan dalam menghadapi era digital, disrupsi, dan revolusi industri.

Demikian pendapat yang disampaikan pakar Kebijakan Publik Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto.

Menurut Dekan FISIPOL UGM ini, dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi di Indonesia, saat ini kurang merespons perkembangan dunia.

“Sementara dunia terus berubah, bahkan saat ini dihadapkan dengan berbagai tantangan revolusi industri 4.0 yang tentu sangat berpengaruh pada dunia pendidikan,” ujarnya belum lama ini.

Baca juga: Jadi Ketua Kagamahut Dua Periode, Ir. Hartono, M.Sc Ingin Maksimalkan Peran Alumni Muda

Sementara Nadiem yang masih muda dan banyak berkecimpung di dunia insudtri digital diharapkan dapat memberikan perspektif baru untuk membangun dunia pendidikan Indonesia.

“Dipilihnya bos Gojek ini merupakan sebuah terobosan baru,” kata Erwan.

Dia menyebut, profesional dimasukkan ke dalam jajaran kabinet guna mewujudkan visi misi Presiden Jokowi 5 tahun ke depan untuk membangun SDM.

Selain itu juga untuk melanjutkan program-program sebelumnya di bidang infrastruktur, menjaga stabilitas ekonomi, menggenjot investasi, serta mengembangkan industrialisasi.

Erwan menilai, kombinasi antara parpol dan profesional merupakan strategi Presiden untuk mencapai tujuan tertentu, serta untuk menjaga stabilitas politik tanah air.

Baca juga: Dosen dan Teman Seangkatan Harap Jokowi Bisa Bawa Indonesia Makin Maju