MAHASISWA penggemar kopi di UGM kini tidak perlu jauh-jauh ke luar kampus untuk menikmati rasa kopi nusantara. Tinggal sebut saja mau kopi apa, Gayo, Toraja, atau varian lainnya? Langkahkan kaki menuju gedung Bulaksumur FISIPOL UGM, ke Digilib Café. Berbagai kopi ada di sana.

“Kita menyediakan kopi dari varian Gayo Aceh sampai kopi dari daerah Papua. Kita menyediakan 10 varian. Ketika ada satu varian yang habis maka kita mencoba kopi dari daerah lain lagi di Indonesia,” papar Raindy Nada Samudera selaku Staff Manager Digilib Café kepada kagama.co, belum lama ini.

Ornamen menghiasi dinding DIgilib Cafe FISIPOL UGM [Foto Ashilly Achidsti/KAGAMA]
Ornamen menghiasi dinding DIgilib Cafe FISIPOL UGM [Foto Ashilly Achidsti/KAGAMA]
Ditambahkan Rendi, panggilan akrab Raindy, konsep menyediakan berbagai varian kopi di Digilib Cafe (digital library cafe) sudah ada sejak cafe didirikan. “Ini adaptasi cofee shop dari luar juga yang gencar mengenalkan kopi dari Indonesia,” terangnya.

Rendi mengilustrasikan, salah satu visi tahun 2017 dari beberapa lembaga kopi di Indonesia  mengangkat tema “Kopi Indonesia” yang selama ini dianggap “Kopi kok gitu-gitu aja”. Ternyata kopi yang bagus di Indonesia sering diekspor ke luar negeri. Alhasil, kita hanya mendapat kualitas kedua saja. Sebaliknya, Digilib Cafe menampilkan kalau kopi bagus yang tidak pernah dinikmati.

“Sekarang kita mencoba nikmatin dengan harga yang nggak jauh beda. Pastinya harga taraf mahasiswa,” ucap Rendi.

Mahasiswa berfoto bersama di sela-sela ngopi dan belajar kelompok di Digilib Cafe [Foto Ashilly Achidsti/KAGAMA]
Mahasiswa berfoto bersama di sela-sela ngopi dan belajar kelompok di Digilib Cafe [Foto Ashilly Achidsti/KAGAMA]
Ketika ditanya kopi apa yang paling sering dipesan, Rendi menjawab “Ada beberapa seperti varian Gayo, Toraja, Blue Bianca, dan Merapi.

“Kalau Merapi banyak dipesan karena kemarin ketika Presiden Jokowi ke sini, beliau memesan itu. Setelah itu sering ada pengunjung yang bertanya “Kemarin Jokowi pesan apa?” saya menjawab, Merapi. Kalau bisa kan varian kopi terdekat dulu yang kita rangkul, seperti Merapi yang dipesan Jokowi.”

Tersedianya berbagai varian kopi di Digilib Cafe memang menyegarkan para penikmat kopi di Kampus Biru. Masalah harga, kopi-kopi tersebut dapat diteguk dengan harga di tataran “harga mahasiswa”. [ASHILLY ACHIDSTI]