KAGAMA.CO, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Badan Narkotika (BNN) Nasional Budi Waseso melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika pada sarana, prasarana dan sumber daya manusia bidang transportasi, bertempat di Kantor Pusat BNN Jakarta, Selasa (10/10/2017).

“Kami sepakat untuk bekerja sama dengan BNN dalam menuntaskan masalah peredaran narkoba ini sesuai dengan tugas dan fungsi kami,” jelas Menhub.

Menhub menyampaikan salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah untuk melakukan operasi pencegahan dan pemberantasan narkoba di beberapa pelabuhan.

“Tadi ada ajakan untuk memanfaatkan anjing pelacak K-9, mungkin tahap pertama akan kita manfaatkan untuk beberapa pelabuhan,” tutur Menhub Budi.

“Tadi Pak Budi Waseso mengingatkan pergerakan dari kota ke kota sangat banyak, oleh karenanya kami menyambut baik peningkatan pemeriksaan di kereta api dan akan segera kita lakukan,” jelasnya.

 

Menhub Budi Karya Sumadi memberikan ruang seluas-luasnya untuk kampanye yang berkaitan dengan pencegahan narkoba.
Menhub Budi Karya Sumadi memberikan ruang seluas-luasnya untuk kampanye yang berkaitan dengan pencegahan narkoba.

Menhub juga memberikan ruang seluas-luasnya untuk kampanye yang berkaitan dengan pencegahan narkoba.

“Saya akan mewajibkan para operator untuk menyebarluaskan informasi terkait pencegahan dan peredaran narkotika,” papar Menhub.

Pernyataan Menhub tersebut sejalan dengan evaluasi operasi peredaran narkotika yang selama ini telah dilakukan oleh BNN.