KAGAMA.CO, BULAKSUMUR-Bencana alam gempa dan tsunami Palu ternyata tidak hanya berdampak terhadap penduduk Palu. Mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang sedang menuntut ilmu di Jogja juga merasakan dampak dari bencana alam tersebut.  Mereka sebagian kehabisan uang saku, mengalami gangguan kesehatan dan memerlukan pendampingan psikologi.

KAGAMACare sebagai komunitas alumni UGM yang peduli terhadap masalah sosial mengambil langkah-langkah untuk membantu mahasiswa asal Sulawesi Tengah. Bersama dengan elemen masyarakat Jogja lainnya, KAGAMACare melakukan program pendirian dapur umum, makan gratis di cafetaria kopma UGM, pemeriksaan kesehatan dan pendampingan psikologis.

KAGAMACare Peduli Penyintas Gempa Palu Donggala Sulteng.(Foto: Tomo)
KAGAMACare Peduli Penyintas Gempa Palu Donggala Sulteng.(Foto: Tomo)

Pembuatan dapur umum dilakukan di Asrama Mahasiswa Sulawesi Tengah di Yogyakarta, Jalan Bintaran Tengah Nomor 8, Yogyakarta.  Ipung Purwandari SH bersama-sama dengan mahasiswa berbelanja peralatan masak berupa kompor gas dan gas, peralatan makan seperti piring dan gelas, juga beberapa kebutuhan pokok seperti telur dan minyak goreng. Dengan adanya dapur umum diharapkan kebutuhan makan tercukupi dan mahasiswa bisa fokus belajar.

Koperasi “Kopma UGM” bekerja sama dengan Kagama Care mengadakan Program Warung Gratis mulai 5 Oktober 2018–12 Oktober 2018 (hari Minggu libur) di Cafetaria Koperasi Kopma UGM, Gelanggang Mahasiswa, Universitas Gadjah Mada.