KAGAMA Papua Barat Rayakan Natal 2020 di Panti Asuhan, Bagi-bagi Sembako dan Alat Tulis Sekolah

42
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu merayakannya dengan ibadah bersama, pada masa pandemi ini, KAGAMA Papua Barat merayakan Natal dalam suasana penuh keprihatinan. Foto: KAGAMA Papua Barat
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu merayakannya dengan ibadah bersama, pada masa pandemi ini, KAGAMA Papua Barat merayakan Natal dalam suasana penuh keprihatinan. Foto: KAGAMA Papua Barat

KAGAMA.CO, SORONG – Natal membawa suka cita bagi seluruh umat Nasrani di seluruh dunia, termasuk Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) yang bermukim di Provinsi Papua Barat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu merayakannya dengan ibadah bersama, pada masa pandemi ini, KAGAMA Papua Barat merayakan Natal dalam suasana penuh keprihatinan.

Organisasi alumni di bawah kepemimpinan Gabriel Asem, S.E., M.S.i itu memilih untuk memberikan pelayanan yang langsung menyentuh kepada kelompok masyarakat yang kurang beruntung.

Yakni melalui kegiatan Anjangsana ke Panti Asuhan Kasih Agape Katapop Distrik Salawati Kabupaten Sorong, pada Rabu (23/12/2020).

“Pertimbangan lain mengapa memilih tidak melakukan ibadah bersama antara lain sebagai bentuk kepatuhan KAGAMA Papua Barat atas maklumat Kapolri dan himbauan Satgas Covid-19 setempat.”

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu merayakannya dengan ibadah bersama, pada masa pandemi ini, KAGAMA Papua Barat merayakan Natal dalam suasana penuh keprihatinan. Foto: KAGAMA Papua Barat
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu merayakannya dengan ibadah bersama, pada masa pandemi ini, KAGAMA Papua Barat merayakan Natal dalam suasana penuh keprihatinan. Foto: KAGAMA Papua Barat

Baca juga: Resmikan Gedung Pemerintahan dan Jembatan, Gabriel Asem: Kita Bangun Tambrauw dari Nol

“Pada intinya agar setiap warga masyarakat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan/kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum, antara lain berupa perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah. Hal ini dalam rangka menekan angka penularan Covid-19 di daerah,” jelas Sekretris KAGAMA Papua Barat, Suroso, S.IP., M.A. kepada Kagama.

Kegiatan anjangsana dikoordinir langsung oleh Suroso dan diikuti oleh jajaran Pengurus Harian dan anggota KAGAMA.

Anjangsana berlangsung sekitar 2 jam dalam suasana kekeluargaan yang hangat, diisi dengan bernyanyi bersama, games, dan dialog singkat antara KAGAMA Papua Barat dan warga panti asuhan.

“Seluruh warga panti senang dan antusias mengikuti ragkaian kegiatan, bahkan mereka secara khusus mempersembahkan tarian ‘pangkur sagu’ sebagai bentuk penyambutan kepada rombongan KAGAMA Papua Barat,” teranga Suroso, yang lulus S2 Ilmu Politik dan Pemerintahan UGM pada 2008.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kagama Provinsi Papua Barat, Gabriel Asem, S.E., M.Si., yang diwakili oleh Suroso, mengajak para warga panti untuk senantiasa bersyukur, selalu “dengar-dengaran” dan tetap semangat terutama dalam hal belajar, sehingga bisa menggapai cita-cita yang diinginkan.

Baca juga: Rudy Johanis Kabes Wafat, Tinggalkan Pesan Penting untuk Papua Barat