Institusi dan Alumni Fakultas Farmasi UGM Jadi Trendsetter

208
Institusi dan alumni Farmasi UGM menjadi trendsetter, selalu one step ahead, di tingkat nasional. Foto : Josep/KAGAMA
Institusi dan alumni Farmasi UGM menjadi trendsetter, selalu one step ahead, di tingkat nasional. Foto : Josep/KAGAMA

KAGAMA.CO, JAKARTA –  Farmasi UGM Memimpin dan Mengabdi merupakan tema dari Dies Natalis 2019 Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Memimpin dalam konteks ini, bagaimana institusi dan alumni Farmasi UGM menjadi trendsetter, selalu one step ahead, di tingkat nasional.

Pandangan itu disampaikan Dekan Fakultas Farmasi UGM Prof. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D., Apt., dalam acara Halal Bi Halal Halal Bi Halal Keluarga Alumni Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada yang digelar di Hotel Century Park, Jakarta, Minggu  (23/6/2019).

Selain menyampaikan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah, Prof. Agung, memaparkan bahwa Fakultas Farmasi akan mengadakan Dies Natalis ke-73 pada September 2019.

“Tema Dies Natalis kali ini adalah Farmasi UGM Memimpin dan Mengabdi.”

“Memimpin dalam konteks ini, bagaimana institusi dan alumni Farmasi UGM menjadi trendsetter, selalu one step ahead, di tingkat nasional.”

“Namun, kita tetap mengabdi kepada masyarakat karena identitas Universitas Gadjah Mada adalah Universitas Kerakyatan.”

Dekan Fakultas Farmasi Prof. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D., mengingatkan alumni Fakultas Farmasi mesti bersinergi dalam berkarya. Foto : Josep/KAGAMA
Dekan Fakultas Farmasi Prof. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D., mengingatkan alumni Fakultas Farmasi mesti bersinergi dalam berkarya. Foto : Josep/KAGAMA

Menurutnya,  tema ini berkesinambungan dengan tema Dies Natalis Fakultas Farmasi UGM pada tahun sebelumnya, yakni Berkarya Untuk Bangsa.

“Jadi, kalau mau berkarya untuk bangsa maka kita mesti bersinergi.

“Farmasi UGM, institusi dan alumninya, harus bersinergi, kompak, dan kuat dalam bingkai Kebhinekaan.”

“Pasalnya, latar belakang civitas akademika UGM amat beragam, berasal dari 33 provinsi, beda suku, agama,  serta golongan dari seluruh penjuru Tanah Air.”

“Keistimewaan ini yang mungkin tidak dimiliki oleh kampus-kampus lainnya,” ucap Prof Agung.

Sementara Ketua Bidang I Organisasi dan Keanggotaan Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Anton Mart Irianto, mewakili Ketua Umum Ganjar Pranowo dan Ketua Harian Budi Karya Sumadi, menilai positif acara Halal Bi Halal ini.

Ketua Bidang I Organisasi dan Keanggotaan Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Anton Mart Irianto menilai Halal Bi Halal Keluarga Alumni Fakultas Farmasi UGM mempererat tali silaturahmi antaralumni. Foto : Josep/KAGAMA
Ketua Bidang I Organisasi dan Keanggotaan Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Anton Mart Irianto menilai Halal Bi Halal Keluarga Alumni Fakultas Farmasi UGM mempererat tali silaturahmi antaralumni. Foto : Josep/KAGAMA

“Beberapa waktu lalu kita sudah menonton bagaimana alumni UGM saling beradu argumen saat sidang Mahkamah Konstitusi (MK).”

“Oleh sebab itu, kegiatan yang dibuat Keluarga Alumni Fakultas Farmasi ini bisa jadi penyejuk serta dapat memperkokoh kembali tali silaturahmi, solidaritas, antaralumni sehingga kian guyub.”

“Semoga hal ini dapat juga mendorong keluarga alumni fakultas lainnya meniru apa yang dilakukan Keluarga Alumni Fakultas Farmasi ini.”

“Saya juga berharap Ketua Alumni Fakultas Farmasi Masrizal Syarief bisa hadir memberikan suara untuk memilih ketua umum kepengurusan baru dalam Musyawarah Nasional (Munas) PP Kagama di Bali pada November 2019 nanti,” pungkas Anton Mart.

“Mugi Tansah Guyub Rukun Saklawase atau Semoga Selalu Guyub Rukun Selamanya” adalah tema yang diangkat dari acara Halal Bi Halal ini.

Acara ini berlangsung semarak dan diikuti lebih dari 500 alumni yang berasal dari angkatan 1965 hingga 2017. (Jos)