HIMPUNI: UMKM Berperan Penting dalam Pengembangan Ekonomi

Seminar HIMPUNI.(Foto: TH)
Seminar HIMPUNI.(Foto: TH)

KAGAMA.CO, SEMARANG – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai berperan dominan dalam pengembangan ekonomi di kancah Revolusi Industri 4.0. Data terakhir menyebutkan bahwa UMKM mampu menyerap 96 persen tenaga kerja, serta menyumbang 60 persen terhadap PDB.

Demikian disampaikan Koordinator Presidium II   Perhimpunan Organisasi Alumni PTN Indonesia (HIMPUNI) Budi Karya Sumadi dalam Seminar dan Dialog Nasional Kesiapan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan di Era Revolusi Industri 4.0. Acara yang digelar oleh HIMPUNI ini berlangsung pada Selasa (12/03/2019).

“Hanya saja, UMKM masih belum maksimal menggarap peluang digitalisasi. Hingga akhir 2018, baru 5 persen yang baru go digital,” ungkap Menteri Perhubungan RI ini.

Budi Karya melanjutkan, pemerintah berusaha melakukan optimalisasi UMKM. Langkah ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak, serta pihaknya mengimbau agar produktifitas senantiasa ditingkatkan.

Tantangan eksternal yang dihadapi, kata Budi, yaitu normalisasi kebijakan moneter, brexit, china economic rebalancing, keamanan, dan geopolitik. Selain itu harga komoditas, perubahan iklim, perang dagang dan perang teknologi juga menjadi tantangan yang harus dihadapi berdama.

“Upaya kita membangun daya saing negara harus kita sertai dengan semangat kita bersama. Saya berharap pemerintah, pengusaha, akademisi, media dan semua elemen masyarakat bisa mengupayakan revolusi ini bisa kita maknai sebagai kompetisi, dan UMKM adalah bagian yang harus disertakan,” pungkas alumnus Fakultas Teknik UGM ini.

Seminar ini merupakan acara yang ketiga kali digelar oleh HIMPUNI. Sekjend IKA UNDIP Desmon Hastiono selaku perwakilan tuan rumah acara, menyebutkan bahwa sebelumnya acara serupa digelar di Jakarta dan Palembang.

Seminar pagi ini turut mengundang narasumber yaitu Akhmad Muqowwam Wakil Ketua DPD RI, Nurhaida Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Hendri Saparini Ekonom CORE Indonesia.(Taufiq Hakim)