Ganjar Ajak RI-AS Berbagi Pengalaman Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Hadapi Pandemi

47

Baca juga: Kuatkan Ekonomi Masyarakat, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem UGM Berdayakan Kelompok Wanita Tani di Desa Selopamioro

Ganjar mengajak seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk memperkuat hubungan antar negara yang seimbang dan saling menguntungkan.

Dikatakan Ganjar, Presiden Jokowi beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Jawa Tengah dan mengusulkan pembukaan lahan industri baru.

Hal tersebut diupayakan agar industri baru bisa tumbuh dan mendukung penguatan ekonomi, sehingga investasi bisa masuk di masa pandemi.

Setelah itu, kata Ganjar, manfaatkan kerja sama ini sebaik mungkin sampai bisa saling memberikan insentif antar kedua negara.

“PR kita masih berat, sekadar mengaktifkan kegiatan belajar mengajar sekolah saja bukan sesuatu yang mudah.”

Baca juga: Langkah G2R Tetrapreneur Perkuat BUMDesa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

“Untuk itu, penting bagi kita untuk berbagi pengalaman tentang adaptasi kebiasaan baru.”

“Saya berterima kasih kepada para alumnus yang menjadi diplomat selalu aktif berkomunikasi dengan kami dan membuka diri,” pungkasnya.

Dalam diskusi tersebut, hadir para narasumber yaitu Prof. Dr. Mohtar Mas’oed (Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional UGM); Stanislaus Tandelilin (Co-Founder Modal Rakyat); Siti Rahmayanti (Research Fellow Boston Children’s Hospital); Muhammad Al Aula (Diplomat KBRI di Washington D.C.

Diskusi dipandu oleh Muhsin Syihab (Deputi Wakil Tetap RI di PBB untuk Dewan Keamanan PBB). (Kn/-Th)

Baca juga: 2 Dosen Fakultas Peternakan Masuk Rekor MURI Usai Teliti Pakan Sapi Marker DNA