KAGAMA.CO, SUMBA TENGAH – Dr. Transtoto Handadhari, lulusan Fakultas Kehutanan UGM 1977, pada Sabtu (9/12/2017) lalu untuk yang kedua kalinya datang di SMA Kristen (SMAKR) Waibakul di Sumba Tengah. Kedatangannya juga terkait Peringatan HUT Kabupaten Sumba Tengah yang juga dipimpin oleh alumnus UGM Drs. Umbu Bintang Sappipateduk, yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

Kali ini Transtoto berceramah tentang Persatuan-Kesatuan Nasional, Kebangsaan dan Tanggung Jawab Merawat Alam di depan seluruh murid, guru, dan undangan yang berjumlah lebih dari 400 orang.

Salah satu kegiatan bersama guru dan siswa-siswi SMAKristen (SMAKR) Waibakul di Sumba Tengah adalah menanam pohon bersama [Foto ISTIMEWA]
Salah satu kegiatan bersama guru dan siswa-siswi SMAKristen (SMAKR) Waibakul di Sumba Tengah adalah menanam pohon bersama [Foto ISTIMEWA]
“Tekadkan hati untuk kalahkan Jawa!” teriak Transtoto memberikan semangat kepada para pelajar agar merasa mampu berjuang dalam hal pendidikan, posisi jabatan negeri maupun sosial, perikehidupan dan prestasi lainnya tidak kalah dengan orang Jawa.

Transtoto yang asli Yogyakarta itu juga menawarkan kepada para pelajar untuk melanjutkan sekolah setinggi-tingginya tanpa terhambat oleh masalah biaya. “Tinggallah di rumah saya kalau kalian perlu tempat hidup. Untuk belajar sampai tamat perlu semangat juang yang tinggi, dan Tuhan pasti akan memberikan jalan keluarnya,” tandasnya mengakhiri ceramahnya yang disambut meriah.

Dr. Transtoto Handadhari memberikan ceramah motivasi bagi pelajarsert masyarakat Sumba Tengah agar berprestasi melebihi orang Jawa [Foto ISTIMEWA]
Dr. Transtoto Handadhari memberikan ceramah motivasi bagi pelajarsert masyarakat Sumba Tengah agar berprestasi melebihi orang Jawa [Foto ISTIMEWA]
Setelah acara di SMAKR yang ditutup dengan menanam pohon bersama, Transtoto yang Ketua Umum Perkumpulan GNI-BERBANGSA tersebut masih diminta memberikan pengarahan di hadapan para Pengurus PWRI Sumba Tengah terkait lapangan usaha bagi pensiunan PNS serta ceramah tentang Kebangsaan dan Menatap Masa Depan bagi pelajar-pelajar SMK Negeri Sumba Tengah.

Dr Transtoto menawarkan kepada para pelajar untuk melanjutkan sekolah setinggi-tingginya hingga ke Yogyakarta, tanpa terhambat oleh masalah biaya [Foto ISTIMEWA]
Dr Transtoto menawarkan kepada para pelajar untuk melanjutkan sekolah setinggi-tingginya hingga ke Yogyakarta, tanpa terhambat oleh masalah biaya [Foto ISTIMEWA]
Usai berceramah Transtoto mengawal calon investor asing Agatha Bung melakukan survei lokasi-lokasi di kawasan Taman Nasional yang potensial dikembangkannya menjadi daerah pariwisata alam.

Turut serta dalam rombongannya para alumni UGM, antara lain tokoh senior KAGAMA Drs. Umbu Djima (FISIPOL UGM1963), Dr. Gerson Njurumana dan Edward Umbubotu (Fakultas Kehutanan UGM), Rudhito Widagdo (Fakultas Hukum UGM), para pejabat dan mantan pejabat Pemda Kabupaten Sumba Tengah Simon Sabawali, Umbu Deduh, Hardi, Goly Sagabara, Samuel Umbu, Melki Katanga, Umbu Jowa, Yubi Umbu serta menyertai pula para pejabat Balai Taman Nasional Matalaya, di antaranya Ahmad Bazid, M. Sc, Bayu, S. Hut, Dwi Eka dan lainnya. [*]