KAGAMA.CO, LOMBOK—Dalam kondisi darurat pun, kondisi lingkungan harus memenuhi standar higienis minimal, kalau bisa tentu lebih dari itu.

Untuk mendukung misi posko bencana Kagama, saat ini kami menempati satu area yang dipinjamkan oleh salah satu perangkat desa Gumantar. Sebuah ladang yang dipenuhi pohon jambu mete yang rindang, dengan buah mete yang matang yang siap jatuh kapanpun dan meninpa siapapun juga.

Cerita Relawan KagamaCare di Lombok; Boleh Darurat, Tapi Harus Tetap Sehat.(Foto: Dok. KagamaCare)
Cerita Relawan KagamaCare di Lombok; Boleh Darurat, Tapi Harus Tetap Sehat.(Foto: Dok. KagamaCare)

Di camp Kagama di desa Gumantar, saat ini kami mengorganisasikan 80-an personel yang terdiri dari mahasiswa peserta Program KKN Khusus UGM, tim Deru (Disaster and emergency response unit) UGM, tim relawan medis, tim relawan psikologi, tim relawan teknis, dan tim relawan umum. Selain itu, sekitar 50-an anak usia sekolah dasar tiap hari beraktivitas di kompleks camp Kagama ini.

Dengan banyaknya personel yang tinggal dan beraktivitas di sini, kami harus menyediakan fasilitas dasar seperti ketersediaan air bersih, fasilitas MCK dan dapur yang memenuhi standar higienis minimum atau lebih, serta beberapa tenda besar untuk aktivitas diskusi, makan, dan ruang belajar mengajar.