Apoteker Masa Kini Harus Bersikap Impresif kepada Pasien

78
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia Drs. Nurul Fallah Eddy mendorong apoteker agar berkembang dan tidak kalah dengan mesin. Foto: Kinanthi
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia Drs. Nurul Fallah Eddy mendorong apoteker agar berkembang dan tidak kalah dengan mesin. Foto: Kinanthi

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Dunia farmasi merasa terancam dengan adanya otomatisasi yang diduga akan menggantikan profesi apoteker.

Walaupun demikian, Direktur Manufaktur PT. Kalbe Farma, Drs. Pre Agusta Siswantoro, MBA, Apt., merasa optimis apoteker akan tetap eksis.

“Revolusi industri 4.0 itu mensimulasikan pekerjaan manusia, sehingga sebetulnya peran manusia tidak akan tergantikan bila manusia bekerja sebagai analytcal development,” ujar Agusta.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia Drs. Nurul Fallah Eddy Pariang mempunyai pemikiran yang sejalan dengan Agusta.

Nurul membabar strategi menjadi apoteker yang maju di masa kini dalam Seminar Nasional dan Talkshow Kefarmasian bertajuk Perkembangan Paradigma Apoteker dalam Menghadapi Disrupsi Percepatan Inovasi di Era Revolusi Industri 4.0, pada Minggu (20/10/2019) di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Baca juga: UGM Wujudkan Mimpi Desa Terpencil Sulawesi Tengah Nikmati Listrik

“Di era digital banyak alat bantu canggih yang berguna untuk melancarkan praktik kefarmasian,” ujar Nurul.

Nurul mencontohkan funding machine yang menyediakan obat atau mengoperasikan klinik tanpa tenaga medis.

Selain itu, akses dan pendistribusian obat yang makin canggih, bisa memesan obat secara online dan distribusi obat menggunakan drone.

Ada juga 3D printing yang saat ini bisa dimanfaatkan untuk membuat tulang palsu pengganti tulang retak.

“Obat dikirim pakai drone, boleh saja tapi siapa yang menjamin? Apoteker harus ikut serta. Belum lagi saat ini banyak orang cari informasi soal obat dari internet atau kerabat, ketimbabg apoteker. Ini jadi tantangan,” tandas Nurul.

Baca juga: KAGAMA Riau Beri Bantuan Korban Kabut Asap