Pancasila dan Agama Bukan Dua Hal yang Saling Bertentangan

349
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudian Wahyudi Asmin, memberikan klarifikasi terkait pernyatan mengenai Pancasila dan agama. Foto: Humas UIN Suka
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudian Wahyudi Asmin, memberikan klarifikasi terkait pernyatan mengenai Pancasila dan agama. Foto: Humas UIN Suka

KAGAMA.CO, JAKARTA – Prof. Yudian Wahyudi Amin mendapat tugas baru setelah Presiden Joko Widodo melantiknya sebagi Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 5 Februari 2020.

Lulusan sarjana muda Filsafat UGM tahun 1986 ini pun mengisi kursi yang ditinggalkan Yudi Latief di BPIP sejak tahun lalu.

Sebelumnya, Yudian merupakan rektor UIN Sunan Kalijaga sejak 2016.

Tugas yang diemban Yudian tentu tidak sepele jika melihat fenomena memudarnya aktualisasi ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Keberagaman yang ada di Indonesia justru menjadikan masyarakat semakin dekat dengan primordialisme.

Baca juga: Menkes Terawan Ajak Masyarakat Ungkapkan Kasih Sayang dengan Jamu

Hal ini membuat salah satu media massa bertanya kepada orang kelahiran Banjarmasin ini terkait hubungan Pancasila dengan agama.

Pernyataan yang dituturkan Yudian lantas ditulis dengan “agama jadi musuh terbesar Pancasila”.

Tak dinyana, pernyataan tersebut menimbulkan pro dan kontra.

Pria yang berulang tahun tiap 17 April ini pun langsung memberikan klarifikasi.

“Yang Saya maksud adalah bahwa Pancasila sebagai konsensus tertinggi bangsa Indonesia, harus kita jaga sebaik mungkin,” kata Yudian, melansir akun Twitter resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Baca juga: Presiden Jokowi Tanam Pohon Bersama Warga di Taman Nasional Gunung Merapi