Tidak Ada Peserta yang Alami Gejala Berat Usai Divaksinasi di UGM

79
Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan vaksinasi massal pada Sabtu (27/3/2021 di Grha Sabha Pramana UGM. (Foto: Penanggung jawab KAGAMA.CO, drg. Eddy Purjanto mengikuti vaksin bersama di UGM)
Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan vaksinasi massal pada Sabtu (27/3/2021 di Grha Sabha Pramana UGM. (Foto: Penanggung jawab KAGAMA.CO, drg. Eddy Purjanto mengikuti vaksin bersama di UGM)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan vaksinasi massal pada Sabtu (27/3/2021 di Grha Sabha Pramana UGM.

Kali ini, pesertanya sebanyak 2.700 dari kalangan pegawai non lansia di lingkungan UGM.

Sebelumnya, pada 20-21 Maret, sebanyak 2.581 peserta lanjut usia dari kalangan dosen dan tenaga kependidikan UGM telah divaksinasi.

Kendati demikian, Ketua Satgas Covid-19 UGM, dr. Rustamadji, M.Kes menuturkan, vaksinasi kali ini juga diikuti beberapa peserta lansia yang pekan lalu belum ikut.

Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan vaksinasi massal pada Sabtu (27/3/2021 di Grha Sabha Pramana UGM. Foto: Maulana
Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan vaksinasi massal pada Sabtu (27/3/2021 di Grha Sabha Pramana UGM. Foto: Maulana

Baca juga: Dirjen Wikan Siapkan SDM yang Inovatif dan Berkarakter di Papua-Papua Barat

“Sejauh pelaksanaan vaksin hari ini, tidak ditemukan peserta yang mengalami gejala berat. Gejala akan muncul setelah 7 hari pasca vaksinasi.”

“Dari vaksinasi pegawai kategori lansia pada pekan lalu ditemukan ada 6 peserta lansia yang melaporkan mengalami gejala ringan seperti nyeri di lengan, demam ringan, menggigil, sakit kepala atau merasa lelah.”

“Semuanya gejala ringan dan tergolong aman,” katanya kepada Kagama.

Dia menjelaskan, vaksinasi kali ini melibatkan 385 tenaga kesehatan dari RS Sardjito, RSA UGM, Klinik GMC dan Korpagama.

Baca juga: Founder G2RT Tegaskan Desa adalah Tuan Rumah bagi Investor